Dari Cekcok hingga Dipukul, Ini Kronologi Waketum PSI Bro Ron di Menteng
BeritaNasional.com - Polisi telah turun tangan mengusut kasus pemukulan dialami Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A Sinaga alias Bro Ron, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus).
Kasus ini menjadi sorotan, setelah viral di media sosial merekam video pemukulan yang dialami Bro Ron. Ketika, pria berbaju hitam hitam datang dari arah berbeda dan langsung melayangkan pukulan ke wajah korban yang berakibat luka bagian pelipis matanya.
Atas kejadian ini, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan kejadian sebagaimana video beredar yang telah dilaporkan korban untuk kepentingan penyelidikan.
"Benar ada kejadian seperti di video. Pak Ronald sudah membuat Laporan Polisi dan sudah kami antarkan untuk di visum serta diminta keterangan, termasuk saksi-saksi," kata Braiel saat dihubungi pada Rabu (6/5/2026).
Setelah laporan dilayangkan, lanjut Braiel, pihaknya telah menangkap dua orang terduga aksi pemukulan sebagaimana beredar dalam video yang telah dilaporkan korban
"Terduga pelaku sebanyak dua orang sudah kami amankan di Polsek untuk diproses lanjut," katanya.
Meski pelaku sudah diamankan, Braiel mengaku masih mendalami lebih jauh kronologi serta motif di balik aksi pemukulan terhadap petinggi PSI tersebut.
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan kejadian pemukulan bermuka saat korban datang bersama 15 karyawan PT SKS melakukan audiensi ke kantor hukum MPP terkait gaji yang belum dibayarkan pada Senin (4/5/2026).
"Karena audiensi tidak dapat bertemu dengan pihak MPP selaku orang yang didemo, akhirnya Polsek Metro Menteng berinisiatif untuk mengadakan mediasi di kantor Polsek Metro Menteng," jelas Erlyn.
Padahal audiensi sebelumnya berjalan aman dengan kehadiran petugas. Namun, kerusuhan muncul ketika sekelompok orang tidak dikenal dan tanpa alasan jelas melakukan intimidasi terhadap proses audiensi yang berlangsung.
"Akibat perbuatan dari sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut. Kemudian petugas melerai korban dan terlapor serta mengamankan untuk dibawa ke Polsek Metro Menteng guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.
Penjelasan Bro Ron
Senada dengan itu, Bro Ron menjelaskan kehadirannya dalam audiensi karena mendampingi karyawan PT. SKS sekaligus memenuhi permintaan dari pihak MPP untuk membantu mediasi persoalan gaji karyawan.
“Saya menemani karyawan PT.SKS atas permintaan mereka (Kebetulan mantan klien di firma hukum saya sebelumnya, Sabat Law Firm) untuk beraudiensi ke kantor firma hukum Michael, Putra & Partners,” tuturnya.
“Kenapa ajak saya? Karena pimpinan kantor hukum Michael,Putra & Partners (MPP) ini adalah mantan partner saya tahun lalu dan saya diminta bantu mediasi,” tambah dia.
Namun seiring mediasi yang berjalan, Bro Ron mengaku ada tiga orang tidak dikenal datang sekira pukul 18.00 WIB. Mereka mengaku sebagai pengamanan kantor dan meminta seluruh pihak keluarga dari gedung.
Karena tindakan tiga orang tidak dikenal itu sempat membuat situasi tidak kondusif sehingga petugas membawa mereka keluar gedung. Namun mereka kembali naik ke lantai empat Kantor MPP dan membuat keributan kembali.
“Cekcok sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, terjadilah pemukulan seperti di video. Kesimpulan, setelah dikawal oleh anggota Polsek turun ke bawah, mereka sengaja naik kembali untuk membuat onar. Di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan,” tegasnya.
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







