Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Tiba di Makkah Hari Ini

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 07 Mei 2026 | 14:31 WIB
Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M, Ihsan Faisal. (Foto/Kemenhaj)
Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M, Ihsan Faisal. (Foto/Kemenhaj)

BeritaNasional.com - Daerah Kerja (Daker) Makkah resmi memulai penerimaan jemaah haji Indonesia gelombang kedua pada Kamis (7/5/2026). Berbeda dengan gelombang pertama yang mendarat di Madinah, seluruh jemaah gelombang kedua akan terbang langsung menuju Jeddah dan diwajibkan telah mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di Indonesia.

Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M, Ihsan Faisal, mengatakan kloter pertama gelombang kedua yang akan tiba berasal dari Embarkasi Solo.

"Insya Allah kita akan menerima kloter pertama dari gelombang kedua ini yaitu dari kloter SOC-44 dari Solo. Total ada 15 kloter yang akan kami terima di hari pertama gelombang kedua," jelas Ihsan dikutip, Kamis (7/5/2026).

Di tengah persiapan penerimaan gelombang kedua, Daker Makkah juga masih menuntaskan proses pergeseran jemaah gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah.

Hingga saat ini, sebanyak 110 kloter dengan total lebih dari 42 ribu jemaah telah berada di Makkah. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 45 persen dari total jemaah gelombang pertama yang mulai bergerak secara bertahap sejak 30 April 2026.

Ihsan menjelaskan pola kedatangan jemaah pada gelombang kedua akan lebih dinamis dibanding sebelumnya. Jika pada gelombang pertama jadwal kedatangan relatif dapat diperkirakan, kini petugas harus bersiaga selama 24 jam penuh.

"Nanti ketika gelombang kedua sudah mulai datang ke Makkah, itu tidak ada jadwal yang tetap. Artinya bisa datang pagi hari, siang, sore, malam. Petugas akan full 24 jam menerima kedatangan para jemaah, baik dari Madinah maupun dari Jeddah," tuturnya.

PPIH Arab Saudi juga tetap mengutamakan faktor kesehatan jemaah. Setelah tiba dan check-in hotel, jemaah diminta beristirahat terlebih dahulu sebelum melaksanakan umrah wajib.

Hal itu dilakukan mengingat perjalanan udara dari Indonesia menuju Jeddah memakan waktu sekitar sembilan jam, ditambah perjalanan darat menuju Makkah selama dua hingga tiga jam.

Selain itu, Makkah kini diposisikan sebagai pusat pelayanan haji. Ratusan petugas dari Daker Madinah dan Daker Bandara yang telah menyelesaikan tugasnya akan diperbantukan ke Makkah untuk memperkuat pelayanan.

Tambahan personel tersebut difokuskan untuk mendukung pelayanan di titik-titik dengan kepadatan tinggi, terutama di kawasan Masjidil Haram yang diperkirakan semakin padat seiring kedatangan jemaah dari dua gelombang.

"Seluruh petugas sudah siap, pengalaman di gelombang pertama menjadi modal berharga bagi kami untuk menyukseskan gelombang kedua ini," pungkas Ihsan.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: