BPS: Milenial dan Gen Z Kuasai Hampir Separuh Penduduk Jakarta

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 07 Mei 2026 | 12:22 WIB
BPS: Milenial dan Gen Z Kuasai Hampir Separuh Penduduk Jakarta. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
BPS: Milenial dan Gen Z Kuasai Hampir Separuh Penduduk Jakarta. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat, generasi milenial dan Generasi-Z mendominasi struktur penduduk Ibu Kota. Data tersebut diambil berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025. 

Dari total 10,72 juta penduduk Jakarta, kedua generasi tersebut mencakup hampir separuh populasi dan didominasi usia produktif.

Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto mengatakan, jumlah penduduk Jakarta saat ini mencapai 10,72 juta jiwa dengan laju pertumbuhan yang melambat dibanding periode sebelumnya.

"Jumlah penduduk Jakarta berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS 2025) sebanyak 10.724,33 ribu jiwa," kata Kadarmanto dalam rilisnya, dikutip Kamis (7/5/2026).

Kadarmanto berujar, generasi milenial menjadi kelompok terbesar dengan porsi 24,82 persen, disusul Generasi Z sebesar 24,12 persen. Kedua kelompok tersebut mendominasi komposisi usia produktif di Jakarta.

"Kedua generasi ini secara bersama-sama mencakup hampir separuh populasi di Jakarta, yang menunjukkan kuatnya dominasi penduduk usia produktif dalam struktur saat ini," ujarnya.

Selain milennial dan Gen Z, komposisi penduduk Jakarta juga terdiri atas Generasi X sebesar 21,85 persen, Post Generasi Z 17,78 persen, Baby Boomer 10,72 persen, dan Pre-Boomer 0,71 persen.

Selanjutnya dari sisi usia, penduduk usia produktif 15-64 tahun masih mendominasi dengan porsi 71,26 persen. 

Meski demikian, tren penuaan penduduk mulai terlihat seiring meningkatnya jumlah warga lanjut usia dalam satu dekade terakhir.

"Hal ini mengindikasikan bahwa struktur umur penduduk Jakarta secara bertahap bergerak menuju proses penuaan penduduk (ageing population)," ungkap Kadarmanto.

Meski tren penuaan mulai muncul, Jakarta disebut masih berada dalam fase bonus demografi. Berdasarkan hasil SUPAS 2025, rasio ketergantungan di Jakarta tercatat sebesar 40,34.

"Hasil SUPAS 2025 menunjukkan bahwa rasio ketergantungan di Jakarta sebesar 40,34," tandasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: