Apa Itu Income Statement? Ini Penjelasannya

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Minggu, 10 Mei 2026 | 08:00 WIB
ilustrasi riset pasar. (BeritaNasional/freepik)
ilustrasi riset pasar. (BeritaNasional/freepik)

BeritaNasional.com -  Dalam dunia bisnis dibutuhkan pencatatan yang rinci terhadap aktifitas bisnis tersebut. Hal ini krusial karena sebagai informasi dalam memantau berjalanannya roda bisnis dan tentunya dalam mengambil keputusan. Salah satu yang penting yakni income statement. 

Lalu apa itu income statement?Yuk simak ulasan singkatnya yang dilansir dari laman Pegadaian

Income statement adalah laporan yang berisi informasi seputar pemasukan, pengeluaran, laba, dan rugi suatu badan usaha selama periode tertentu.
Dari laporan tersebut, pelaku usaha bisa memahami performa keuangan dan melakukan evaluasi untuk perencanaan strategi ke depannya.
Tidak hanya berguna bagi pelaku usaha, income statement adalah instrumen yang memiliki peran penting untuk meyakinkan investor.
Pada penerapannya, laporan laba rugi atau income statement adalah bagian dari laporan keuangan yang menjabarkan laba dan rugi dari suatu badan usaha.
 

Unsur Laporan Laba Rugi

Perlu dicatat bahwa penyajian laporan laba rugi atau income statement masing-masing perusahaan akan terlihat berbeda.
Pasalnya, masing-masing badan usaha memiliki angka keuntungan dan kerugian yang tidak sama.
Akan tetapi, unsur laporan laba rugi pada dasarnya tetap sama. Adapun unsur-unsur yang terdapat pada laporan laba rugi atau income statement adalah sebagai berikut:
 

1. Pendapatan (Revenue)

Hal pertama yang tercantum dalam income statement adalah pendapatan atau arus kas masuk dari kegiatan operasional.
Jumlah pendapatan yang tercatat ini diperoleh dari total kas masuk kotor setelah dikurangi potongan harga penjualan, retur, dan berbagai tunjangan lainnya.
 

2. Biaya (Expenses)

Berkebalikan dari pemasukan, biaya merupakan hasil dari arus keluar atau penggunaan aktiva. Sering kali biaya disebut sebagai liabilitas dari kegiatan operasional, produksi, maupun pengiriman.
 

3. Keuntungan (Gains)

Income statement tidak lengkap jika tidak disertai informasi keuntungan. Data keuntungan ini didapatkan dari peningkatan ekuitas dari kas masuk maupun hasil investasi pemilik perusahaan.
 

4. Kerugian (Losses)

Agar laporan laba rugi komprehensif, informasi seputar kerugian atau penurunan ekuitas perlu disajikan.
Angka kerugian didapatkan dari dampak transaksi yang dilakukan oleh perusahaan. Kerugian bisa dilihat dari penurunan ekuitas menurun akibat pengeluaran yang lebih besar dari pemasukan.
 

Jenis Laporan Laba Rugi

 

1. Single Step Income Statement

Penyusunan laporan laba rugi dalam bentuk single step income statement diawali oleh pendapatan dan diikuti dengan biaya serta kerugian.
Nilai laba yang didapatkan oleh perusahaan didapatkan dengan mengurangi pemasukan dengan biaya yang dibebankan selama kegiatan produksi, pemasaran, dan lain sebagainya.
 

2. Multiple Step Income Statement

Jenis income statement kedua adalah multiple step. Berbeda dengan single step, multiple step membagi transaksi menjadi operasi dan nonoperasi.
Lebih lanjut, terdapat perbandingan biaya dan pemasukan yang masih berhubungan antara satu sama lain.
Adapun data laba operasional yang dicantumkan didapat dari aktivitas rutin dan insidental dalam perusahaan.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: