Dampak Mulai Terasa, DPR Minta Pemerintah Antisipasi El Nino Godzilla

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 11 Mei 2026 | 14:43 WIB
Ilustrasi fenomena El Nino yang membuat suhu permukaan laut di Pasifik Khatulistiwa bagian tengah dan timur meningkat. (Foto/Freepik)
Ilustrasi fenomena El Nino yang membuat suhu permukaan laut di Pasifik Khatulistiwa bagian tengah dan timur meningkat. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi IV DPR Usman Husin mendesak pemerintah mengantisipasi dampak fenomena El Nino Godzilla yang mulai terasa di kawasan Indonesia Timur. Tandanya, intensitas hujan menurun drastis di kawasan Nusa Tenggara dan Bali dalam satu tahun terakhir.

"Fenomena El Nino ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Penggunaan istilah El Nino Godzilla menggambarkan besarnya dampak yang dapat ditimbulkan. Oleh karena itu, kami meminta pemerintah segera melakukan langkah antisipasi untuk mencegah meluasnya dampak fenomena El Nino ini terutama dalam ketersediaan pangan dan air bersih," ujar Usman dalam keterangannya, Senin (11/4/2026).

Di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT), kata Usman, dampak El Nino mulai dirasakan masyarakat. Suhu udara meningkat dan cuaca terasa lebih panas dibandingkan biasanya.

"Udara di siang hari terasa jauh lebih panas dibandingkan sebelumnya. Intensitas hujan juga semakin kecil," paparnya.

Karena itu, pemerintah perlu segera mengantisipasi karena ancaman terbesar El Nino terhadap sektor pertanian akibat kekeringan dan berkurangnya pasokan air irigasi. Menurut Usman, jika tidak ditangani sejak dini, produktivitas pertanian dapat menurun dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

"Pertanian sangat bergantung pada ketersediaan air. Jika musim kering berlangsung lebih lama akibat El Nino, sawah-sawah berpotensi mengalami kekeringan. Ini tentu mengancam hasil panen petani dan bisa berdampak pada pasokan pangan masyarakat," tuturnya.

Karena itu, Usman meminta pemerintah bergerak cepat dengan memperkuat infrastruktur air di daerah-daerah rawan kekeringan. 

Langkah yang dapat dilakukan dengan membuat sumur bor di daerah pertanian kemudian pembangunan jaringan pipa air dan penambahan pompa air untuk membantu distribusi air ke lahan pertanian.

"Kami meminta pemerintah turun tangan mempercepat pembangunan sumur bor di lahan pertanian dan pipa-pipa air dan menambah keberadaan pompa air untuk membantu mengalirkan air ke sawah-sawah sehingga para petani tetap bisa bertani di tengah ancaman kekeringan," katanya.

Selain itu, ia meminta pemerintah daerah bersama kementerian terkait menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang, termasuk memastikan cadangan air tetap tersedia dan melakukan pendampingan kepada petani agar mampu beradaptasi terhadap perubahan cuaca ekstrem.

"Jangan sampai kita terlambat mengantisipasi. Jika langkah mitigasi dilakukan sejak sekarang, dampak El Nino terhadap pertanian dan kehidupan masyarakat bisa ditekan," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: