744 Prajurit TNI Dikirim ke Lebanon, Komisi I DPR: Keselamatan Harus jadi Prioritas Utama
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan, pengiriman prajurit TNI ke Lebanon merupakan wujud komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Hal itu disampaikannya menanggapi pengiriman pasukan 744 prajurit TNI ke Lebanon dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
"Komisi I DPR RI memandang keputusan Pemerintah untuk melanjutkan pengiriman prajurit TNI ke Lebanon sebagai wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Kehadiran pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa bukan hanya mencerminkan tanggung jawab internasional, tetapi juga memperkuat posisi diplomasi aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan," ujar Dave kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Dave pun mengingatkan bahwa keselamatan dan kesejahteraan prajurit harus menjadi prioritas utama. Kementerian Pertahanan dan TNI perlu memastikan kesiapan logistik, perlengkapan dan koordinasi optimal dengan pasukan PBB dan mitra internasional.
"Evaluasi berkelanjutan terhadap dinamika di lapangan perlu dilakukan agar setiap kebijakan tetap relevan dan prajurit dapat menjalankan tugas dengan aman," tegasnya.
Politikus Golkar ini mengingatkan, misi perdamaian perlu dijalankan dengan profesionalisme tinggi, menjunjung nilai kemanusiaan dan membawa nama baik bangsa. Komisi I DPR RI menekankan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga disiplin, soliditas, dan semangat juang dengan sikap yang profesional, sehingga kontribusi Indonesia semakin bermakna bagi perdamaian dunia.
"Komisi I DPR RI menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang akan berangkat. Dengan dukungan rakyat Indonesia, kami percaya bahwa kehadiran pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon akan memperkuat diplomasi bangsa dan menjadi teladan bagi dunia dalam mewujudkan stabilitas serta keamanan internasional," tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menitipkan pesan kepada 744 prajurit TNI yang akan diberangkatkan ke Lebanon untuk bergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akhir bulan ini.
Dalam pesannya, Djamari meminta seluruh prajurit Satgas Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL menerapkan disiplin tinggi selama menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Latihan yang keras adalah bentuk kesejahteraan yang diberikan kepada para prajurit. Dengan latihan keras dan disiplin, prajurit kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” kata Djamari dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (12/5/2026).

PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 18 jam yang lalu
EKBIS | 17 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







