Telkomsel Dorong Efisiensi Industri Ritel Lewat Solusi Digital Terintegrasi

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 14 Mei 2026 | 00:48 WIB
Focus Group Discussion Telkomsel Enterprise. (Foto/Tsel)
Focus Group Discussion Telkomsel Enterprise. (Foto/Tsel)

BeritaNasional.com - Di tengah percepatan transformasi digital di berbagai sektor, Telkomsel mempertemukan para pengambil keputusan lintas industri dalam sebuah forum diskusi untuk membahas tantangan bisnis yang kian kompleks.

Melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Reinventing Growth in Retail, Consumer Product Goods (CPG), and E-Commerce Industries for Sustainable Impact”, Telkomsel Enterprise membuka ruang kolaborasi guna merumuskan solusi digital yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, sejalan dengan semangat #PastiAdaSolusi.

Dari sisi industri, sektor ritel Indonesia mencatat pertumbuhan 6,5% secara tahunan pada Februari 2026, naik dari 5,7% pada bulan sebelumnya.

Capaian ini menjadi yang tertinggi sejak Maret 2024, didorong peningkatan konsumsi selama Ramadan dan periode hari besar. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menuntut kesiapan pelaku usaha dalam mengelola lonjakan permintaan secara lebih efektif.

Menanggapi hal itu, Telkomsel Enterprise bersama para pemangku kepentingan di sektor ritel membahas berbagai solusi yang dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya saing, serta menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih optimal.

“Pertumbuhan ritel yang semakin positif menunjukkan besarnya peluang, namun juga menuntut kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi kompleksitas operasional dan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang. Melalui Telkomsel Enterprise, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi digital end-to-end yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membantu pelaku ritel mengambil keputusan bisnis yang lebih cepat dan berbasis data,” VP Corporate Innovation, Sustainability, and Marketing Telkomsel, Mia Melinda, dikutip dalam keterangannya, Kamis (13/5/2026).

Pada aspek operasional, diskusi menyoroti pentingnya visibilitas menyeluruh dalam rantai bisnis ritel, mulai dari distribusi hingga aktivitas di gerai.

Sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti potensi kebocoran margin, inefisiensi logistik, hingga gangguan sistem yang berdampak pada pengalaman pelanggan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsel Enterprise menghadirkan solusi berbasis konektivitas dan monitoring seperti IoT Fleet Management, Video Analytics, Direct Peering, serta Managed Connectivity (SD-WAN). Teknologi ini memungkinkan pemantauan operasional secara real-time sekaligus meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Di sisi lain, tantangan fragmentasi data juga menjadi sorotan dalam memahami perilaku konsumen. Banyak perusahaan masih mengandalkan data terpisah sehingga menghambat akurasi pengambilan keputusan.

Melalui solusi seperti SiteSense dan MSIGHT, Telkomsel Enterprise mendorong integrasi data lintas sumber secara aman dan sesuai prinsip privasi. Pendekatan ini membantu pelaku usaha memperoleh insight lebih mendalam, mulai dari pemilihan lokasi toko, optimalisasi kampanye, hingga strategi ekspansi.

Dalam konteks pemasaran, perubahan menuju ekosistem omnichannel menuntut pendekatan yang lebih personal dan relevan. Pelaku industri dituntut mampu menjangkau konsumen di berbagai kanal dengan pesan yang tepat sasaran.

Telkomsel Enterprise menawarkan solusi seperti Rich Business Messaging (RCS) dan Digital Advertising yang memungkinkan segmentasi audiens berbasis data. Pendekatan ini membantu brand meningkatkan relevansi komunikasi, memperkuat engagement, dan mengoptimalkan efektivitas kampanye.

Diskusi juga menyoroti dinamika industri pada periode tertentu, termasuk lonjakan trafik saat kampanye besar seperti double date serta peningkatan aktivitas belanja pasca-Lebaran. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya infrastruktur digital yang andal, fleksibel, dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan perilaku konsumen.

Mia menambahkan bahwa kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci dalam menciptakan inovasi yang relevan dan berkelanjutan.

“Forum seperti FGD ini menjadi ruang penting untuk mendengar langsung kebutuhan industri, sekaligus wadah co-create solusi yang benar-benar menjawab tantangan di lapangan,” tandasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: