Kenaikan Yesus Jadi Pengingat Umat Katolik Jaga Bumi dan Lingkungan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 14 Mei 2026 | 11:53 WIB
Kenaikan Yesus Jadi Pengingat Umat Katolik Jaga Bumi dan Lingkungan. (BeritaNasional/Bachtiar)
Kenaikan Yesus Jadi Pengingat Umat Katolik Jaga Bumi dan Lingkungan. (BeritaNasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Perayaan Kenaikan Tuhan Yesus Kristus tahun ini membawa pesan mendalam bagi umat Katolik di Jakarta. Tak sekadar peringatan teologis, momentum tahun ini secara khusus menyoroti tanggung jawab manusia terhadap lingkungan hidup.

Pastor Rekan Gereja Katedral Jakarta, Romo Yohanes Deodatus, SJ, menegaskan bahwa tema Kenaikan Tuhan kali ini sejalan dengan Arah Dasar (Ardas) Keuskupan Agung Jakarta, yakni mengenai keutuhan alam ciptaan.

"Bagaimana Allah datang ke dunia itu juga menebus seluruh makhluk, tidak hanya manusia saja," ujar Yohanes saat ditemui wartawan usai Misa I di Gereja Katedral Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Yohanes pun mengingatkan. kembali pesan terakhir Yesus sebelum naik ke surga ‘Wartakanlah ke ujung dunia kepada segala makhluk’. Perintah itu dianggap sebagai mandat jelas kepada seluruh ciptaan layak untuk saling menjaga dan mencintai. 

Berangkat dari tema tersebut, Yohanes pun menyoroti kondisi nyata yang dihadapi warga Jakarta saat ini, mulai dari polusi udara kian memburuk hingga carut-marut pengelolaan sampah.

"Kita lihat polusi di Jakarta, kalau lihat aplikasi sudah merah. Udara yang kita hirup mulai tidak sehat. Maka, kita harus berbuat sesuatu," tegasnya.

Selain polusi, ia juga mengingatkan tentang kebijakan baru terkait pengelolaan sampah di Jakarta yang dipicu oleh volume limbah yang sudah tidak terkendali. Hal itu menjadi tantangan yang harus dijawab melalui aksi nyata umat manusia.

"Hal-hal macam ini yang mesti kita ingat, juga menjadi bagian dari perintah Yesus untuk kita semua. Itulah makna dari hari raya Kenaikan Tuhan," tutupnya.

Melalui pesan ini, Yohanes mengingatkan kenaikan Yesus tidak lagi dipandang sebagai peristiwa perpisahan semata. Melainkan sebuah penugasan bagi umat untuk tetap berpijak di bumi dan menjaga kelestariannya sebagai wujud nyata kasih Tuhan.

“Apa itu Kita tahu bagaimana Yesus itu membawa damai. Nah, ini tugas damai. Ya, maka Yesus tidak pernah berperilaku keras, tetapi membawa damai kepada setiap makhluk,” tukasnya.

Sekedar informasi untuk proses ibadah Misa Kenaikan Tuhan Yesus Kristus, Gereja Katedral Jakarta telah membagi ke dalam empat sesi. Berikut rinciannya;

  • Misa I: Pukul 08.30 WIB (Tersedia layanan Live Streaming).
  • Misa II: Pukul 11.00 WIB.
  • Misa III: Pukul 16.30 WIB (Tersedia layanan Live Streaming).
  • Misa IV: Pukul 19.00 WIB.

Bagi umat yang berencana hadir secara fisik di gereja, pihak Katedral Jakarta membuka tanpa diperlukan registrasi atau pendaftaran khusus. Namun, umat tetap diimbau untuk datang lebih awal guna mengantisipasi kepadatan di area parkir dan pintu masuk.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: