Pemprov DKI Bakal Bangun Taman Difabel di Taman Puring

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Beritanasional/Lydia)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Beritanasional/Lydia)

BeritaNasional.com -  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui usulan pembangunan taman difabel di Taman Puring Jakarta Selatan.

Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar saat peresmian Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Jagakarsa, dan Embung Pemuda 1 Srengseng Sawah, Selasa (19/5/2026).

Dalam acara itu, Anwar melaporkan penataan kawasan eks Taman Puring setelah pedagang direlokasi dan area tersebut mulai dikembalikan fungsinya menjadi ruang terbuka hijau.

“Selanjutnya Bapak Gubernur, saya laporkan semalam saya sudah melakukan penataan di eks Taman Puring," jelasnya.

"Pedagang Alhamdulillah pindah dengan sadar, bongkar sendiri. Hari ini kita mulai meratakan, insyaallah kita kembalikan refungsi menjadi taman kurang lebih 3.000 meter,” tambah dia.

Anwar kemudian mengusulkan agar kawasan tersebut dijadikan taman khusus penyandang disabilitas.

“Izin Bapak Gubernur, kalau diizinkan saya mau bikin taman disabilitas kalau diizinkan, supaya di Jakarta Selatan ada kita buat di situ,” ujar Anwar.

Menanggapi usulan tersebut, Pramono meminta agar surat pengajuan pembangunan segera disampaikan sebelum awal Juni agar dapat langsung diproses.

“Pak Wali, tolong diusulkan sebelum tanggal 1 Juni sudah saya terima. Dan saya minta Pak Asbang secara khusus dialokasikan untuk segera dibangun Taman Puring yang baru tadi malam kita bersihkan,” ujar Pramono

Ia juga mengatakan taman tersebut nantinya akan menjadi taman difabel pertama di Jakarta Selatan.

“Dan itu menjadi Taman Difabel yang pertama di Jakarta Selatan,” katanya.

Pramono menjelaskan, konsep taman difabel akan dirancang menggunakan arsitek yang memahami kebutuhan penyandang disabilitas agar fasilitas tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan.

“Saya akan minta untuk di Jakarta Selatan ini supaya menggunakan arsitektur yang paham tentang kebutuhan untuk difabel supaya ruang untuk difabel bisa betul-betul dimanfaatkan oleh difabel yang ada,” tandasnya.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: