Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH Selama Dua Bulan ke Depan
BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan melanjutkan kebijakan work from home (WFH) selama dua bulan ke depan.
Hal itu disampaikan Airlangga usai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto terkait implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) dan ekspor komoditas strategis melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
“Maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” kata Airlangga.
Airlangga berujar, kebijakan ini diperpanjang karena situasi global yang belum aman dan masih bergejolak.
"Termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir," ujar Airlangga.
Selain kebijakan WFH, pemerintah juga menyiapkan sejumlah insentif untuk mendorong pergerakan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun ini.
“Dan selain itu juga ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal kedua bisa bergerak,” ucap Airlangga.
Dalam kesempatan itu, Airlangga juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan implementasi kebijakan devisa hasil ekspor yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026, termasuk pelaksanaan ekspor CPO, batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
“Nah, tadi kami laporkan bahwa berbagai instrumen regulasi, baik dari Permendag, dari BI, maupun dari Menteri Keuangan juga akan disiapkan dan akan, sebelum 1 Juni itu akan diselesaikan,” tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 19 jam yang lalu







