Konflik Iran Memanas, Prancis Masih Hitung Risiko Pelepasan Cadangan Energi
BeritaNasional.com - Pemerintah Prancis menyatakan belum akan terburu-buru melepas cadangan minyak strategis tambahan di tengah konflik Iran yang memicu gejolak pasar energi global.
Keputusan tersebut masih menunggu kepastian terkait durasi dan intensitas perang yang berlangsung.
Menteri Keuangan Prancis, Roland Lescure, mengatakan pemerintah negara-negara maju saat ini masih mempertimbangkan langkah terbaik untuk menjaga stabilitas pasokan energi dunia. Dalam wawancara dengan Financial Times, ia menegaskan pelepasan cadangan minyak tidak bisa dilakukan tanpa perhitungan matang.
“Cadangan minyak bersifat terbatas, sehingga penggunaannya harus mempertimbangkan seberapa lama dan serius konflik ini berlangsung,” ujar Lescure, seperti dikutip dari aljazeera (22/5/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa rencana pelepasan cadangan minyak tahap kedua belum dibahas dalam pertemuan Menteri Keuangan G7 di Paris pekan ini, yang turut dihadiri Menteri Keuangan AS Scott Bessent.
Menurut Lescure, meski Selat Hormuz nantinya kembali dibuka, distribusi minyak menuju pasar Eropa dan Asia tetap membutuhkan waktu beberapa pekan.
Karena itu, pemerintah perlu mengetahui kapan arus pasokan energi global benar-benar kembali normal sebelum mengambil keputusan.
Ia menilai pelepasan cadangan minyak baru akan relevan dilakukan saat transisi menuju pemulihan pasokan mulai terlihat. Hingga kini, kondisi tersebut dinilai belum terpenuhi.
Konflik Iran belakangan meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan distribusi minyak dunia, terutama karena Selat Hormuz merupakan jalur penting pengiriman energi global.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 15 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







