Eks Menteri Nilai DSI Tutup Celah Praktik Manipulasi Transaksi Ekspor

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:00 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (BeritaNasional/Ig)
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (BeritaNasional/Ig)

BeritaNasional.com -  Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) memperkuat transparansi perdagangan dan menutup celah praktik manipulasi dalam transaksi ekspor

Ia mendukung pembentukan PT DSI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan menjadi pintu tunggal ekspor komoditas strategis sumber daya alam (SDA).

Menurut Susi, langkah tersebut penting untuk memperkuat transparansi perdagangan dan menutup celah praktik manipulasi dalam transaksi ekspor.

Dukungan itu disampaikan Susi melalui akun media sosial X pribadinya @susipudjiastuti, Kamis (21/5/2026) saat menanggapi diskusi mengenai rencana pembentukan DSI.

Ia menyoroti masih maraknya praktik under-invoicing, transfer pricing hingga transaksi ekspor yang tidak tercatat secara optimal sehingga berdampak pada berkurangnya penerimaan negara.

"Justru ini yang terjadi sekarang. Unreported, Undervalue invoice/transfer pricing. Penerimaan negara jadi kurang. Makanya dibuat satu pintu supaya transparan," tulisnya.

CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menegaskan DSI memang disiapkan secara khusus untuk menata ulang sistem perdagangan dan menyapu bersih praktik penetapan harga ekspor tak wajar (mispricing).

Pemerintah secara resmi mewajibkan ekspor komoditas sumber daya alam strategis, seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan paduan besi (ferro alloy) untuk dilakukan satu pintu melalui BUMN.

Tujuannya secara spesifik untuk memperkuat pengawasan, mencegah under-invoicing, pelarian devisa serta memastikan harga transaksi sejalan dengan indeks pasar global yang sebenarnya.

Dengan adanya sentimen positif dari publik dan dukungan para ahli, DSI diharapkan dapat segera merealisasikan tata kelola ekspor komoditas SDA yang transparan, menghentikan kebocoran devisa, dan membawa nilai tambah yang maksimal bagi perekonomian nasional.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: