Quansah Absen 2 Laga, Lini Belakang Inggris Pincang Jelang Hadapi Norwegia
BeritaNasional.com - Tim Nasional (Timnas) Inggris dipastikan tampil tanpa diperkuat bek andalan mereka, Jarell Quansah, dalam laga krusial babak perempat final Piala Dunia melawan Norwegia pada Minggu (11/7/2026).
Absennya Quansah menjadi pukulan telak bagi skuad Tiga Singa setelah sang pemain dijatuhi sanksi larangan bertanding sebanyak dua pertandingan oleh FIFA. Hukuman berat ini merupakan buntut dari kartu merah langsung yang diterimanya saat Inggris menumbangkan Meksiko di babak 16 besar.
Dalam laga sengit yang berakhir dengan kemenangan Inggris 3-2 tersebut, Quansah diusir keluar lapangan oleh wasit pada menit ke-54.
Keputusan itu diambil setelah peninjauan asisten wasit video atau VAR mengonfirmasi bahwa Quansah melakukan pelanggaran keras berupa tekel tinggi terhadap bek Meksiko, Jesus Gallardo.
Akibat sanksi dua laga dari FIFA ini, manajer Thomas Tuchel kini harus memutar otak karena kedalaman lini pertahanannya menjadi sangat terbatas di fase krusial turnamen.
Quansah tidak hanya absen melawan Norwegia di Miami, tetapi juga dipastikan hanya bisa menonton dari tribun jika Inggris berhasil lolos ke babak semifinal.
Kondisi ini memicu kekecewaan di kubu Inggris, seperti yang diungkapkan oleh pemain sayap mereka, Bukayo Saka. Dalam keterangannya pada hari Kamis, Saka mengaku baru mengetahui durasi hukuman tersebut dan merasa sangat menyayangkan situasi yang menimpa rekannya.
Namun, bintang Arsenal itu menegaskan bahwa timnya tidak ingin larut dalam keluhan. Menurutnya, fokus utama tim saat ini adalah segera beradaptasi dan mempersiapkan taktik terbaik demi menumbangkan Norwegia.
Tugas lini belakang Inggris dipastikan akan jauh lebih berat tanpa kehadiran Quansah. Pasalnya, mereka harus membendung keganasan lini serang Norwegia yang dipimpin oleh Erling Haaland.
Striker tajam milik Manchester City tersebut sedang dalam performa puncaknya dan sejauh ini telah mengoleksi tujuh gol sepanjang gelaran Piala Dunia, menjadikannya ancaman paling nyata bagi ambisi Inggris untuk melaju ke babak berikutnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 23 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






