BP BUMN Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres Sudah Tembus 62 Persen
BeritaNasional.com - Badan Pengaturan (BP) BUMN mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat guna mendukung pemerataan akses pendidikan di berbagai daerah di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan proyek pembangunan yang melibatkan sejumlah BUMN Karya.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan Sekolah Rakyat harus menjadi simbol kehadiran negara dalam membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat.
“Sekolah Rakyat harus menjadi simbol hadirnya negara dalam membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat,” ujar Dony dilansir dari Antara, Selasa (25/5/2026).
Hingga 24 Mei 2026, pembangunan Sekolah Rakyat telah berjalan di 86 lokasi dengan melibatkan tujuh BUMN Karya. Sebanyak 67.542 tenaga kerja dikerahkan dalam proyek tersebut dengan rata-rata progres realisasi mencapai 62,19 persen. Seluruh proyek ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.
Percepatan pembangunan menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan Dony bersama direksi Karya Group pada Senin (25/5). Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sekaligus memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada penguatan dukungan pendanaan dan monitoring progres proyek agar pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung lebih optimal.
Menurut Dony, BP BUMN turut mendorong penguatan aspek legal serta hubungan kelembagaan dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat proses penyelesaian pembangunan di lapangan.
Sejumlah langkah strategis juga disiapkan untuk menjaga keberlangsungan proyek hingga tahap akhir penyelesaian. Dukungan pendanaan akan terus diperkuat guna membantu kelancaran pelaksanaan proyek, sementara BUMN Karya didorong lebih selektif dalam menentukan vendor dan subkontraktor agar kualitas pembangunan tetap terjaga.
Monitoring progres proyek, kata Dony, dilakukan secara berkala setiap minggu guna memastikan setiap hambatan dapat segera ditindaklanjuti.
Dony mengatakan pengawalan intensif yang dilakukan BP BUMN bersama Danantara diharapkan mampu mempercepat hadirnya fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas di berbagai daerah.
Sinergi antar-BUMN, lanjutnya, tidak hanya diarahkan pada percepatan pembangunan fisik, tetapi juga memastikan proyek berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Sumber: Antara
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 22 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







