Selebgram Brunei Ditangkap Usai Diduga Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 26 Mei 2026 | 12:49 WIB
Pelaku penganiayaan selebgram dengan akun @Woodyrman. (Foto/Ist)
Pelaku penganiayaan selebgram dengan akun @Woodyrman. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Polisi berhasil mengungkap sosok selebgram yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu (6/5/2026).

Diketahui pelaku berinisial MIA (33), warga Brunei Darussalam, yang dikenal sebagai selebgram dengan akun @Woodyrman.

Ia telah ditangkap oleh jajaran Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Metro Kebayoran Baru pada Senin (25/5/2026).

“Benar (pelaku selebgram Woodyrman),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).

Penangkapan terhadap MIA dilakukan karena diduga menganiaya sesama WNA asal Brunei Darussalam berinisial MHF (30), yang berujung pada kematian korban setelah dirawat di RSPP hingga 16 Mei 2026.

“Benar telah terjadi peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Adapun MIA saat ini telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan setelah ditetapkan sebagai tersangka dengan penerapan Pasal 466 ayat (3) dan/atau Pasal 468 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

“Saat ini tersangka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5/2026).

Dikutip dari akun Instagram @viraljakartaselatan, korban diketahui merupakan WNA berinisial MHF yang mengalami luka pendarahan serius setelah bagian belakang kepalanya dipukul oleh pelaku.

“Akibat penganiayaan tersebut, seorang warga negara asing bernama M-H-F mengalami luka pendarahan serius,” tulis keterangan akun tersebut.

Setelah tersungkur akibat luka yang diderita, korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU salah satu rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong. Setelah menjalani masa koma, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: