Usut Korupsi Bea Cukai, KPK Dalami Aliran Uang Lartas dan Mobil dari Importir
BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa tiga pihak swasta atas nama Danang, Ign Denny Narendra, dan Aditya Rahman Rony Putra terkait dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan berkaitan dengan keberadaan kontainer berisi barang kategori larangan dan pembatasan (lartas) hingga pemberian fasilitas kepada DJBC.
“Atas nama Saudara DN (Danang) ya. Ini ditanya soal keberadaan kontainer yang ditemukan dan disita pada saat kegiatan penggeledahan,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (26/5/2026).
Menurut Budi, penyidik mendalami mekanisme masuk kontainer, alasan barang tidak segera keluar dari pelabuhan, serta indikasi adanya aliran dana kepada pejabat Bea Cukai.
“Ada dugaan aliran uang ke Ditjen Bea dan Cukai gitu. Nah ini seperti apa karena memang isian dari kontainer tersebut adalah barang-barang yang masuk kategori lartas,” ujarnya.
Selain itu, KPK mendalami pengusaha importir berkaitan dengan pemberian fasilitas kendaraan kepada pihak-pihak di DJBC.
“Tentu, ini juga masih akan terus didalami mengapa pihak importir ini menyediakan fasilitas kendaraan ya, yang digunakan oleh para oknum di DJBC,” paparnya.
Budi menyebutkan dugaan tersebut memiliki potensi mengarah pada tindak pidana gratifikasi.
“Tentu, ini juga erat kaitannya dengan modus-modus gratifikasi. Bisa masuk unsur Pasal 12B. Nanti kita akan lihat seperti apa,” ucapnya.
KPK menyatakan terbuka kemungkinan menelusuri keterlibatan importir lain selain PT Blueray (BR) dalam skema dugaan suap dan gratifikasi terkait jalur merah maupun jalur hijau.
Budi Prasetyo menyebut penyidik tengah memetakan praktik serupa pada perusahaan lain.
“Kita akan mendalami lagi adanya dugaan praktik-praktik serupa apakah ini juga dilakukan para pengusaha lain,” ucapnya.
“Setting lajur merah, lajur hijau, apakah ini juga tidak hanya dilakukan PT BR atau seperti apa,” jelasnya.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






