Terungkap, Ada Saluran Air di Bawah Jalan Lenteng Agung yang Ambles

Oleh: Lydia Fransisca
Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:21 WIB
Kondisi jalan amblas (Beritanasional/Bachtiar)
Kondisi jalan amblas (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengungkapkan terdapat saluran penghubung (PHB) Universitas Indonesia (UI) di bawah Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, Jakarta Selatan, yang mengalami ambles pada Jumat (29/5/2026).

Hingga kini, penanganan darurat dilakukan dengan memasang pelat besi untuk menutup bagian jalan yang rusak.

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, mengatakan pihaknya telah melakukan survei lapangan sehari sebelum kejadian melalui Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Jagakarsa.

"Dinas SDA DKI Jakarta melalui Satpel SDA Kecamatan Jagakarsa sebelumnya telah melakukan survei lapangan pada Kamis (28/5/2026)," kata Santo, dikutip Sabtu (30/5/2026).

Dari hasil pemantauan, ditemukan adanya crossing saluran penghubung UI berupa saluran lama di bawah ruas jalan yang ambles.

"Betul bahwa di bawah Jalan Raya Lenteng Agung tersebut terdapat crossing saluran penghubung (PHB) UI berupa saluran lama dengan lebar kurang lebih 3 meter dan panjang kurang lebih 6 meter," ujar Santo.

Menurut Santo, seluruh saluran air di Jakarta menjadi kewenangan Dinas SDA sehingga penanganan langsung dilakukan setelah jalan mengalami kerusakan.

Pada Jumat (29/5/2026) pagi, alat berat dikerahkan ke lokasi. Penanganan dilakukan dengan menutup bagian jalan yang ambles menggunakan pelat besi.

"Penanganan darurat pada hari ini, Jumat 29 Mei 2026, alat berat sudah dikerahkan ke lokasi dan akan dilakukan penutupan saluran yang ambles dengan pelat besi setebal kurang lebih 25 mm," jelasnya.

Selain perbaikan darurat, Dinas SDA juga menyiapkan penanganan permanen dengan pemasangan saluran box culvert berukuran 2 meter di lokasi tersebut.

Santo meminta masyarakat berhati-hati saat melintasi Jalan Raya Lenteng Agung selama proses perbaikan berlangsung.

"Dinas SDA DKI Jakarta mohon maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Masyarakat juga diimbau tetap berhati-hati saat melintas," tandas Santo.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: