BGN Izinkan Sekolah Tolak Program MBG
BeritaNasional.com - Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengizinkan sekolah-sekolah menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) di satuan pendidikan masing-masing.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang usai melakukan rapat konsolidasi bersama dua wakil BGN yang baru, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, pada Kamis (4/6/2026).
"Misalnya, nanti akan kita juga kalau ada sekolah-sekolah yang mahal gitu kan, kita tanya apakah masih perlu MBG?" kata Nanik saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Nanik menjelaskan jatah MBG untuk sekolah-sekolah yang menolak tersebut akan dialihkan untuk penerima di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Nah, ini yang kita alihkan ke 3T, jadi bisa aja sebetulnya penerima manfaatnya bertambah tapi tambahannya ini sebetulnya mengurangi dari yang tidak fokus mungkin selama ini," ujar Nanik.
Sebelumnya, Nanik mengungkapkan pihaknya membuka peluang kantin-kantin sekolah menyediakan MBG di wilayah 3T.
"Kita bisa menggunakan dapur-dapur misalnya kantin sekolah. Karena 3T ini cuma ada yang 200, ada 81, ada 47 orang (penerima) di wilayah-wilayah itu," kata Nanik di Kantor BGN, Jakarta.
Nanik menuturkan terdapat berbagai alternatif pemberian MBG selain pemanfaatan kantin sekolah.
Namun, ia memastikan penyaluran MBG tidak tergantung dengan pembukaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru.
"Jadi, enggak mungkin kita membangun dapur-dapur baru. Jadi yang sudah ada eksisting enggak tahu dapurnya siapa, mungkin ada dapur umum atau apa. Intinya, tidak harus membangun dapur baru," ujar Ninik.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






