Menkopolkam: Tak Ada Perlakuan Khusus bagi Koruptor, Meski Teman Dekat Presiden
BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago menegaskan komitmen Presiden RI Prabowo Subianto memberantas korupsi tanpa pandang bulu.
Hal itu ia sampaikan saat memberikan arahan dalam kegiatan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Jawa-Bali.
Menurutnya, tidak ada pejabat maupun pihak yang akan memperoleh perlakuan khusus apabila terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Semula, Ia menegaskan Presiden menempatkan kepentingan rakyat, integritas, dan penegakan hukum di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Tidak ada istilah teman dekat Presiden atau siapapun akan mendapat perlakuan khusus apabila terbukti melakukan korupsi," ujar Djamari di Yogyakarta dikutip Jumat (5/6/2026).
Djamari menegaskan Presiden Prabowo lebih memilih menyayangi kepentingan rakyat Indonesia dari pada kepentingan kroninya.
"Karena itu, seluruh pejabat negara harus bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat,” ujarnya.
Selain isu pemberantasan korupsi, Djamari juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang digital dari penyebaran disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian.
Menurut dia, ruang digital kini menjadi medan strategis yang perlu diawasi bersama oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kita saat ini berada pada padang kurusetra baru, yaitu ruang digital. Banyak disinformasi, fitnah, dan kebencian yang disebarkan. Ini sangat serius dan harus kita hadapi bersama," ucapnya.
"Daerah yang ingin kita kuasai harus kita duduki, awasi, dan patroli. Kita harus hadir di medan itu, karena jika tidak, akan dikuasai oleh pihak-pihak yang menyebarkan disinformasi, fitnah, dan kebencian,” kata dia.
Djamari juga meminta seluruh kepala daerah dan unsur Forkopimda memperkuat kerja sama dalam mencegah konflik sosial. Ia mengingatkan seluruh pejabat pemerintah dan aparat negara agar menjaga sikap serta perilaku dalam menjalankan tugas.
“Kita semua berasal dari rakyat. Karena itu, jagalah sikap, ucapan, dan tingkah laku agar tidak menyakiti hati rakyat. Hindari tindakan yang tercela dan jadilah teladan bagi masyarakat. Kepala daerah harus menjadi contoh bagi rakyatnya,” tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







