FBI Siapkan Sistem Anti-Drone di Seluruh Venue Piala Dunia 2026

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:02 WIB
Trofi Piala Dunia. (Foto/Dok Coca Cola)
Trofi Piala Dunia. (Foto/Dok Coca Cola)

BeritaNasional.com - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) bakal mengerahkan sistem pendeteksi dan penangkal drone di seluruh fasilitas yang terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengamanan ajang sepak bola terbesar di dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dalam keterangannya, FBI menegaskan bahwa perlindungan ruang udara menjadi salah satu prioritas utama dalam persiapan pengamanan turnamen.

"Sebagai bagian persiapan kami, FBI juga memprioritaskan kapabilitas sistem anti-pesawat nirawak (C-UAS). FBI telah bekerja sama dengan mitra federal dan penegak hukum di kota tuan rumah untuk memastikan fasilitas deteksi, pelacakan, dan mitigasi ada di setiap lokasi," kata FBI dikutip dari Antara, Sabtu (6/6/2026).

Menurut FBI, pengamanan wilayah udara di sekitar lokasi pertandingan memiliki tingkat kepentingan yang sama dengan pengamanan di darat.

Melindungi ruang udara di atas lokasi kegiatan Piala Dunia "sama pentingnya seperti melindungi darat," menurut badan tersebut.

Sebelumnya, pada akhir Mei, Dinas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) memastikan akan memberlakukan pembatasan penerbangan sementara di atas stadion yang menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia 2026. Kebijakan tersebut dilakukan bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman AS.

Pembatasan juga akan diterapkan di sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi pusat berkumpulnya para pendukung sepak bola selama turnamen berlangsung.

Sementara itu, Dinas Rahasia Amerika Serikat pada awal Juni menyatakan bahwa tanggung jawab utama terkait keamanan penonton selama Piala Dunia berada di tangan pemerintah kota dan negara bagian yang menjadi tuan rumah pertandingan.

Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Amerika Serikat akan menjadi negara dengan jumlah kota tuan rumah terbanyak, dengan pertandingan digelar di 11 kota berbeda.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: