UNICEF Minta Israel Bertanggung Jawab atas Tewasnya Anak-anak Palestina
BeritaNasional.com - UNICEF meminta Israel mengambil langkah tegas untuk melindungi anak-anak Palestina setelah serangkaian serangan di Tepi Barat dan Jalur Gaza kembali menimbulkan korban jiwa dan luka di kalangan anak-anak.
Direktur UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Edouard Beigbeder, menyoroti insiden penembakan di dekat Hebron yang menewaskan bayi berusia tujuh bulan, serta kematian delapan anak dalam serangan di Gaza pada akhir pekan.
“Kita tidak boleh membiarkan ini menjadi hal yang normal anak-anak yang kehilangan nyawa akibat kekerasan harus memicu kemarahan global dan harus dikutuk di semua tingkat.” kata Beigbeder dalam pernyataannya, dikutip Jumat (12/6/2025).
Ia menegaskan bahwa kondisi di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap hak-hak anak.
“Di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, pembunuhan dan pelukaan anak-anak serta keluarga mereka, pemindahan paksa, serta serangan terhadap sekolah, rumah, air, dan fasilitas kesehatan menunjukkan pengabaian yang nyata terhadap hak-hak anak,” ucapnya lebih lanjut.
UNICEF juga mendesak otoritas Israel untuk melakukan investigasi yang transparan, kredibel, dan kuat, serta memastikan adanya pertanggungjawaban setiap kali anak-anak terbunuh atau terluka.
“Ia meminta otoritas Israel memastikan adanya penyelidikan yang transparan, kredibel, dan kuat, serta akuntabilitas setiap kali anak-anak terbunuh atau mengalami luka serius,” ucapnya lebih lanjut.
Sejumlah kelompok hak asasi manusia sebelumnya juga melaporkan adanya kegagalan sistematis dalam penyelidikan terhadap tindakan pasukan Israel maupun pemukim yang terlibat dalam kekerasan terhadap warga Palestina, termasuk anak-anak. Beberapa kasus bahkan terekam dalam video.
UNICEF menegaskan kembali bahwa perlindungan anak di wilayah konflik harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun.
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






