Polisi Tangkap Perampok 500 Gram Emas dari Rumah Mewah di Menteng

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 19 Juni 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi tersangka. (Foto/Magnific)
Ilustrasi tersangka. (Foto/Magnific)

BeritaNasional.com - Polisi menangkap salah satu perampok yang berhasil membawa kabur emas 500 gram dari sebuah rumah berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Kabar itu disampaikan Kasatreskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra. Setelah melakukan penyelidikan, petugas kepolisian berhasil menangkap pelaku berinisial U atau T.

"Diamanin satu orang. U atau T," kata Roby saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (19/6/2026). 

Kendati begitu, Roby menyampaikan perkembangan penangkapan akan segera dirilis oleh penyidik dalam waktu dekat. Sebab, saat ini, pihaknya masih memeriksa terduga pelaku untuk pengembangan lebih lanjut.

“Nanti, saya sampaikan tadi, mungkin sekitar siangan atau sorean nanti saya rilis. biar nanti dirilis aja ya,” ucapnya.

Sebelumnya, seorang warga kawasan elite di Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) berinisial MAH harus terbaring kritis setelah menjadi korban perampokan saat berkunjung di rumah temannya pada Selasa (16/6/2026).

"Informasi awalnya demikian (perampokan). Iya, (korban) kemarin kritis, tapi katanya sih hari ini sudah mulai membaik. Luka tusukan sama luka pukulan, tujuh (luka tusukan)," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra yang dikutip pada Jumat (19/6/2026). 

Dalam kronologi kejadian, MAH yang menjadi korban penyekapan dan penusukan saat itu sedang bertamu ke rumah teman kerjanya berinisial T di kawasan Menteng.

"Rekan satu perusahaannya, itu rumahnya, itu rumah saksi bukan rumah korban. Iya (korban lagi bertamu)," ungkapnya.

Namun, MAH terkejut saat dua perampok tiba-tiba masuk rumah. MAH yang berada di rumah langsung diserang.

Setelah korban tidak berdaya, perampok yang diduga berjumlah dua orang itu segera membawa kabur emas 500 gram milik T yang tersimpan di rumahnya.

"Kalau keterangan saksi yang bersama korban, itu katanya ada rampok dua orang yang datang menyekap. Tapi, ketika kita temukan, korban itu sudah hampir hilang kesadaran sehingga tidak bisa memberikan keterangan," terangnya.

"Informasinya barang saksi, bukan barang korban, yang hilang ada emas," tuturnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: