KPK Geledah Biro Jasa Pengurusan Dokumen Imigrasi di Bali
BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan dalam perkara dugaan korupsi di sektor keimigrasian dengan menyasar sebuah kantor biro jasa pengurusan dokumen imigrasi di Bali,
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dalam penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik.
Budi mengatakan, kantor biro jasa tersebut diduga kerap memberikan layanan pengurusan dokumen keimigrasian di wilayah Bali.
“Kemudian terkait dengan perkara imigrasi, penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di wilayah Bali,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK dikutip Rabu (24/6/2026).
“Ada satu kantor biro jasa yang memang seringkali memberikan jasa-jasa pengurusan dokumen keimigrasian untuk wilayah Bali dilakukan penggeledahan, ya,” sambungnya.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara.
Seluruh barang bukti itu akan dianalisis lebih lanjut guna memperkuat alat bukti yang sebelumnya telah dikumpulkan penyidik.
“Di mana dalam penggeledahan hari ini, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga terkait,” ujar Budi.
Menurut dia, barang bukti yang disita belum bisa langsung disimpulkan keterkaitannya dengan perkara.
KPK akan lebih dulu melakukan ekstraksi terhadap perangkat elektronik, lalu menelaah dan menganalisis seluruh temuan tersebut.
“Tentunya setiap barang bukti yang diamankan tersebut nanti akan dilakukan ekstraksi, ditelaah, dianalisis, untuk membantu penyidik dalam memperkuat alat bukti-alat bukti yang sudah didapatkan sebelumnya,” kata Budi.
Setelah proses penggeledahan rampung, KPK berencana memanggil para saksi untuk mengonfirmasi sejumlah temuan yang diperoleh dari lokasi.
Pemeriksaan itu dinilai penting untuk memperjelas konstruksi perkara dan keterlibatan pihak-pihak terkait.
“Pasca penggeledahan tentu nanti penyidik juga akan melakukan pemanggilan kepada para saksi untuk dikonfirmasi atas temuan tersebut,” ujarnya.
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu






