Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi, Menhub Sebut Mudahkan Mobilitas Warga

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB
Stasiun KRL JIS. (Foto/Beritajakarta).
Stasiun KRL JIS. (Foto/Beritajakarta).

BeritaNasional.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan operasional Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) menjadi langkah penting dalam memperkuat integrasi transportasi publik di wilayah Jabodetabek.

Menurut dia, kehadiran stasiun baru tersebut dapat memperluas konektivitas dan memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan strategis di Jakarta.

"Stasiun JIS terhubung dengan jaringan KRL yang lebih luas dan menjadikannya bagian dari ekosistem transportasi publik Jabodetabek yang terintegrasi," kata Dudy dikutip dari Antara, Kamis (25/6/2026).

Stasiun KRL JIS merupakan stasiun baru pada lintas Commuter Line Tanjung Priok relasi Jakarta Kota–Tanjung Priok yang berada di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok. Kehadiran stasiun ini membuka akses langsung menuju kawasan JIS melalui konektivitas dengan Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota.

Menurut Dudy, pembangunan stasiun tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang seiring pertumbuhan aktivitas perkotaan.

"Stasiun ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan mobilitas warga Jakarta yang terus berkembang," ujar Dudy.

Ia menilai setiap pembangunan stasiun merupakan langkah menuju Jakarta yang lebih berkelanjutan, efisien, dan nyaman. Selain itu, keberadaan fasilitas transportasi publik juga diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi.

Dudy turut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pembangunan Stasiun JIS sebagai bentuk komitmen menghadirkan transportasi publik yang terintegrasi dengan kawasan strategis kota.

"Kerjasama antara pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan ini menjadi contoh kolaborasi dalam pembangunan transportasi nasional," ujar Menhub pula.

Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, disebut terus berperan aktif memastikan operasional Stasiun JIS berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan. Pendampingan teknis serta evaluasi bersama Pemprov DKI Jakarta juga dilakukan selama masa operasional terbatas.

Dudy menegaskan sinergi antara Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Kereta Commuter Indonesia menjadi kunci menghadirkan layanan transportasi publik yang saling terhubung.

"Kolaborasi ini sekaligus menjadi contoh pengembangan transportasi perkotaan yang mengedepankan integrasi antarlembaga untuk menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Menhub menegaskan.

Pada tahap operasional terbatas, layanan Commuter Line Tanjung Priok mulai berhenti di Stasiun JIS sejak 22 Juni 2026 pukul 13.00 WIB dengan frekuensi perjalanan setiap 30 menit. Layanan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB.

Sebagai bentuk apresiasi dalam rangka HUT Jakarta ke-499, tarif perjalanan menuju dan dari Stasiun JIS ditetapkan sebesar Rp1 selama masa operasional terbatas pada 22-28 Juni 2026. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat mencoba serta membiasakan penggunaan transportasi publik.

Saat ini pembangunan fisik Stasiun JIS yang meliputi area peron, jalur pedestrian, serta jembatan penghubung telah selesai. Sementara sejumlah fasilitas pendukung seperti lift, eskalator, dan akses tambahan akan terus disempurnakan secara bertahap agar stasiun dapat berkembang menjadi fasilitas berstandar optimal.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: