Laba Bersih Capai 32,21 Persen, GRIA Perkuat Fondasi Rumah bagi MBR

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 30 Juni 2026 | 14:54 WIB
GRIA mencatatkan laba bersih 32,21 persen menandakan penguatan fondasi rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (Foto/Ist)
GRIA mencatatkan laba bersih 32,21 persen menandakan penguatan fondasi rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com -  Pengembang properti nasional PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) sukses mencatatkan pertumbuhan performa keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025.

Perusahaan tersebut berhasil membukukan lonjakan laba bersih hingga 32,21 persen serta mencatatkan angka penjualan yang menembus Rp 69 miliar.

Pencapaian impresif ini dipaparkan langsung oleh jajaran manajemen dalam agenda paparan publik (Public Expose) tahunan yang digelar di Grand Zuri, BSD City, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (30/6/2026). 

Perhelatan ini dilaksanakan secara tatap muka sebagai wujud kepatuhan terhadap Peraturan PT Bursa Efek Indonesia No. I-E mengenai Kewajiban Penyampaian Informasi oleh emiten.

Manajemen juga merumuskan arah kebijakan strategis bisnis atau outlook untuk menghadapi sisa tahun 2026.

Direktur Keuangan GRIA Hugofeber Parluhutan mengungkapkan torehan positif ini mencerminkan penguatan fundamental keuangan perusahaan yang semakin kokoh.

"Sepanjang 2025, GRIA mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif sekaligus menandai penguatan kinerja keuangan Perseroan. Hingga Desember 2025, GRIA meningkatkan laba bersih 32,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 5,79 miliar," ujar Hugofeber saat konferensi pers pada Selasa (30/6/2026).

Melalui lonjakan tersebut, total keuntungan bersih yang berhasil diamankan oleh emiten berkode saham GRIA ini menyentuh angka Rp 7,65 miliar pada Tahun Buku 2025. 

Pertumbuhan laba ini sejalan dengan peningkatan volume penjualan produk properti Perseroan.

"Hal ini menunjukkan kinerja keuangan Perseroan yang menguat dan stabil dengan mencatatkan penjualan sebesar Rp69,06miliar dari tahun sebelumnya Rp 65,02 miliar di tahun 2024," papar Hugofeber Parluhutan.

Akselerasi pendapatan dan keuntungan bersih ini tidak lepas dari keberhasilan langkah-langkah efisiensi operasional yang dijalankan secara internal, serta didorong oleh tren kenaikan penjualan unit-unit hunian di berbagai wilayah proyek milik GRIA.

Direktur Utama GRIA Khufran Hakim Noor menegaskan komitmen berkelanjutan emiten untuk tetap fokus menyuplai perumahan yang layak dengan harga terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Langkah strategis ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata GRIA dalam mendukung program makro pemerintah.

Perseroan menyatakan siap mengawal program penyediaan 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. 

GRIA menilai sinergi yang aktif dari sektor swasta merupakan instrumen krusial agar target papan nasional tersebut dapat terealisasi secara inklusif.

Khufran menambahkan, manifestasi dari komitmen ini diwujudkan melalui peningkatan mutu konstruksi fisik bangunan, tata zonasi kawasan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan, serta penguatan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

"Komitmen ini menjadikan GRIA sebagai pengembang hunian layak dan terjangkau yang berkualitas, dilengkapi fasilitas pendukung yang lengkap bagi seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Hingga saat ini, penetrasi proyek perumahan GRIA telah menyebar di titik-titik strategis nasional, mulai dari Tangerang, Bandung, Sumedang, Karawang, hingga Kalimantan Timur.

Salah satu proyek andalan yang tengah dipacu adalah Gria Mahakam City (GMC) yang berlokasi di Lok Bahu, Samarinda.

Kawasan terpadu ini dihadirkan guna memenuhi tingginya kebutuhan akan tempat tinggal ramah kantong bagi masyarakat Kalimantan Timur dengan mengedepankan keamanan dan kenyamanan tetapi mempertahankan harga yang sangat bersahabat.

Ekspansi pasar juga terus diintensifkan di wilayah Jawa Barat melalui megaproyek New Bukit Residence (NBR) di Campaka, Purwakarta.

Di atas lahan strategis tersebut, GRIA tengah melakukan akselerasi pengerjaan lapangan secara paralel mencakup pematangan struktur tanah, penyediaan infrastruktur dasar kawasan, hingga konstruksi unit rumah demi menyerap potensi permintaan pasar yang sangat masif di wilayah koridor industri tersebut.

Acara tersebut dihadiri jajaran petinggi Perseroan, di antaranya Direktur Utama Khufran Hakim Noor, Direktur Operasional Bambang Eko Prabowo, Direktur Keuangan Hugofeber Parluhutan, serta Corporate Secretary Eka Maolana Yusuf.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: