Sambut Baik Rencana Pembentukan Ditjen BUMD Kemendagri, Aher: Momentum Penguatan Ekonomi Daerah

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Ahmad Heryawan. (BeritaNasional/istimewa)
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Ahmad Heryawan. (BeritaNasional/istimewa)

BeritaNasional.com -  Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Ahmad Heryawan menyambut positif rencana pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) yang membidangi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat pembinaan BUMD secara nasional sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus instrumen pelayanan publik di daerah.

Hal itu disampaikan Aher dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna ke-22 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025/2026, Selasa (30/6/2026), di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Aher mengatakan, hampir seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota memiliki BUMD yang selama ini dibina langsung oleh kepala daerah. Namun, menurutnya, diperlukan arah kebijakan nasional agar pengembangan BUMD berjalan lebih terarah dan profesional.

"Kita sedang mempersiapkan, bahkan mungkin sudah mendekati final, untuk menghadirkan Direktorat Jenderal baru di Kementerian Dalam Negeri yang membidangi urusan BUMD. Tentu kita sambut dengan baik, karena sebagai negara kesatuan kita perlu memiliki arah dan visi nasional dalam pengembangan BUMD," ujarnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu menjelaskan bahwa BUMD memiliki karakter berbeda dengan badan usaha swasta karena memikul dua mandat sekaligus, yakni fungsi ekonomi dan fungsi sosial.

"BUMD memiliki dua tugas. Yang pertama tugas ekonomi, yang kedua tugas sosial. Selain menghasilkan pendapatan asli daerah, BUMD juga harus menghadirkan keberpihakan kepada masyarakat, membuka lapangan kerja, serta mendorong pembinaan UMKM di daerah," jelasnya.

Menurut Aher, kehadiran Ditjen BUMD akan membuat tata kelola perusahaan daerah lebih terarah, terpantau, dan memiliki standar pembinaan yang sama di seluruh Indonesia. Dengan demikian, BUMD diharapkan mampu berkembang menjadi perusahaan daerah yang sehat dan berdaya saing.

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI tersebut berharap ribuan BUMD yang tersebar di berbagai daerah dapat meniru keberhasilan BUMN sebagai motor penggerak pembangunan nasional.

"Kalau nanti Ditjen BUMD ini bekerja dengan baik, kita berharap BUMD menjadi lembaga usaha yang maju, dikelola secara profesional, sekaligus mampu meningkatkan PAD. Sebagaimana BUMN menjadi mesin perekonomian nasional, ke depan ribuan BUMD di provinsi maupun kabupaten/kota juga harus menjadi mesin perekonomian dan mesin sosial bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia," pungkasnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: