Pimpinan Komisi X DPR Dengar Gaji Guru PNS dan PPPK Naik Minimal Rp7 Juta Per Bulan
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendengarkan kabar gaji guru yang diangkat sebagai PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dinaikkan. Menurutnya, gaji guru PNS dan PPPK akan naik menjadi minimal Rp7 juta per nulan.
"Bahkan hari ini ada informasi lagi bahwa PPPK itu minimal Rp7 juta per bulan. Artinya dari usul yang diberikan Komisi X 5 juta sudah ditanggapi oleh pemerintah, dan kami mengapresiasi ke depan gaji guru-guru kita kalau semua sudah diangkat menjadi ASN, baik itu PNS maupun PPPK, itu minimal Rp7 juta lebih per bulan," ujar Lalu di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Lalu melihat itikad baik dari pemerintah untuk menjamin kesejahteraan guru. Ia juga berharap pemerintah juga membuka rekrutmen guru untuk mampu memenuhi kebutuhan guru di Indonesia. Komisi X mencatat kebutuhan tenaga pendidik mencapai 561.000 orang.
"Artinya dari hari-hari, dua hari ini kami membahas terus, insyaallah ya paling tidak kebutuhan anggaran yang kami sudah sampaikan kemarin atau kebutuhan formasi kekurangan guru minimal kami berharap 2026 ini 50 persennya dulu. Misalnya 561.000 ya paling tidak 250.000 sekianlah yang dibuka formasinya untuk memenuhi kebutuhan guru di seluruh tanah air," ungkapnya.
Menurut Lalu, kenaikan gaji guru ini tidak akan menganggu postur anggaran pendidikan. Ia menilai, kesejahteraan guru akan mulai terlihat ditingkatkan pada tahun 2026.
"Jadi kalau kita melihat postur anggaran pendidikan hari ini sangat tidak mengganggu. Fiskalnya ada, tinggal sekarang political will dari pemerintah saja, niat baik pemerintah seperti apa. Tetapi kami sampaikan bahwa di postur 2027 itu sudah mulai kelihatan gambarannya bahwa kesejahteraan guru akan meningkat. Bahkan tidak hanya 2027, di tahun 2026 ini juga sudah dimasukkan anggaran untuk peningkatan kesejahteraan guru. Dan itu yang membuat kami di Komisi X hari ini senang sekali dan tentu ini akan kami kawal sampai benar-benar ada keputusan resmi," ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto terus mendengarkan aspirasi untuk terus memperbaiki pendidikan. Tidak hanya infrastruktur sarana dan prasarana, tetapi juga sumber daya manusia.
"Kalau sudah semua ini ter-cover, sudah terpenuhi atau minimal ada progres perbaikan, maka insyaallah apa yang menjadi cita-cita Bapak Presiden dan cita-cita kita semua bisa terwujud, bahwa pendidikan kita bermutu dan berkualitas serta merata seluruh Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar, tetapi di daerah 3T juga tidak kekurangan guru, tidak kekurangan fasilitas dan segala macamnya," tegasnya. 
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu





