Aktivis Antikorupsi Desak Polri Ungkap Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara Pemicu Blackout Listrik
BeritaNasional.com - Aktivis antikorupsi Yudi Purnomo Harahap mendukung langkah Polri mengusut dugaan korupsi dalam suplai batu bara ke sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp5 triliun.
Ia menilai pengusutan perkara tersebut harus mampu mengungkap aktor intelektual yang berada di balik praktik korupsi tersebut.
“Ini bukan hanya kerugian riil tetapi juga berdampak pada social cost (biaya sosial) karena masyarakat dirugikan akibat black out di Sumatera dan Jawa,” ujar Yudi dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2026).
“Ini mengakibatkan usaha merugi hingga tidak bisa menjalankan aktivitas sehari hari,” tambahnya.
Eks penyidik KPK ini meniali ada aktor intelektual yang mengendalikan praktik korupsi tersebut karena penyimpangan diduga terjadi secara masif di sejumlah PLTU.
Menurut Yudi, para pelaku diduga lebih mengutamakan keuntungan pribadi tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat.
“Ini ada aktor intelektual korupsinya karena massif ke sejumlah PLTU dan mereka tidak berpikir dampaknya bagi masyarakat tetapi hanya bagi keuntungannya sendiri. Untuk itulah, harus dibongkar siapa saja pelaku korupsinya,” tuturnya.
Karena itu, ia mendorong penyidik mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam perkara tersebut. Yudi juga meminta seluruh saksi bersikap kooperatif agar proses penyidikan dapat berjalan secara optimal.
Ia juga menuturkan pelibatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan memperkuat proses penyidikan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.
Dukungan kedua lembaga tersebut akan membantu penyidik menerapkan pendekatan follow the money untuk menelusuri aliran dana, mengidentifikasi pihak-pihak yang menikmati hasil korupsi, sekaligus melacak aset para pelaku sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara.
“Pelibatan BPK dan PPATK akan mendukung kerja penyidik Kortastipidkor dalam rangka mencari siapa saja penerima manfaat dari korupsi suplai batu bara dengan sistem follow the money sekaligus memburu aset para koruptor dalam upaya mengembalikan kerugian negara,” ucapnya.
“Sekaligus pengusutan ini menjawab keheranan publik sempat terjadinya black out listrik beberapa saat yang lalu,” tandas Yudi.

GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 20 jam yang lalu
HUKUM | 20 jam yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







