Kongres II Garda Pemuda NasDem Konsolidasi Sambut Pemilu 2029
BeritaNasional.com - Ketua Umum Garda Pemuda (GP) NasDem Prananda Surya Paloh menyatakan Kongres II Garda Pemuda NasDem yang dirangkai dengan peringatan HUT ke-15 organisasi akan menjadi momentum konsolidasi nasional guna memperkuat peran pemuda menghadapi Pemilu 2029.
Kongres II Garda Pemuda NasDem dijadwalkan berlangsung pada 21-22 Juli 2026 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, dengan dihadiri jajaran pengurus tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.
"Tujuan utama Kongres II Garda Pemuda NasDem adalah melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh guna menyatukan gerak, langkah, dan visi melalui berbagai program aksi strategis yang memposisikan pemuda sebagai tulang punggung utama Partai NasDem dalam menyongsong Pemilu 2029," ujar Prananda di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).
Prananda mengatakan kongres juga menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi, mulai dari kepengurusan pusat hingga daerah. Evaluasi mencakup kaderisasi, program unggulan, hingga tingkat keaktifan anggota.
"Oh ya tentu kita akan mengevaluasi semua ya, dari tingkat pusat maupun sampai daerah, provinsi, kabupaten, kota juga, dari program kaderisasinya, program-program unggulan ke depan, dan yang paling penting keaktifan anggota," ujarnya.
Menurut dia, Garda Pemuda NasDem telah memiliki kepengurusan di seluruh provinsi, meski konsentrasi organisasi masih banyak berada di Pulau Jawa dan Sumatera. Namun, ia mengapresiasi terbentuknya kepengurusan di wilayah-wilayah timur, termasuk Papua Pegunungan.
"Saya rasa overall, di usia yang 15 tahun ini, kematangan tiap tahun per tahun saya melihat progres yang cukup positif sebagai salah satu organisasi kepemudaan di Indonesia," ucapnya.
Prananda menambahkan Garda Pemuda NasDem kini mengedepankan pendekatan yang lebih dekat dengan anak muda melalui kegiatan nonpolitik, seperti turnamen padel, literasi digital, dan fun walk.
"Soft approach itu mungkin bisa dilihat melalui turnamen padel, literasi digital, dan fun walk yang baru kita adakan di Medan. Jadi, bisa memikat kaum pemilih pemula ataupun generasi yang di bawah 40 tahun," katanya.
Ia menegaskan Garda Pemuda NasDem ingin menjadi wadah bagi anak muda dari berbagai profesi agar dapat berkontribusi bagi bangsa tanpa harus terjun ke politik praktis.
"Yang penting ini kontribusi untuk sumbangsih bangsa dan negara kita ini. Tetapi tidak ada paksaan ataupun juga harus memasuki politik praktis. Anggaplah organisasi Garda Pemuda NasDem adalah wadah perkumpulan pemuda-pemuda Indonesia untuk berkarya sesuai dengan kelebihannya masing-masing," ujar Prananda.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Kongres II Garda Pemuda NasDem OK Fachru Hidayat mengatakan seluruh persiapan kongres telah memasuki tahap akhir.
Rapat pleno terakhir membahas penyelesaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan serta kesiapan pelaksanaan kongres.
"Pleno yang pasti kita membahas persiapan kongres, kemudian juga persiapan pembentukan LPJ, laporan pertanggungjawaban, karena ini pleno terakhir untuk kepengurusan yang ada di DPP Garda Pemuda NasDem dan persiapan untuk Kongres II yang akan kita adakan minggu depan," kata OK Fachru.
Ia menyebut kongres akan diikuti sekitar 400 peserta, terdiri atas 304 peserta utusan dan 109 peserta peninjau.
"Sejauh ini peserta kita 400. Peserta utusan itu 304, peserta peninjau 109. Sejauh ini sesuai dengan target yang diperintahkan oleh DPP," ujarnya. Menurut Fachru, jumlah tersebut telah memenuhi syarat kuorum.
Fachru menambahkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberi arahan agar Garda Pemuda NasDem memperluas basis dukungan pemilih muda menjelang Pemilu 2029.
"Perintah Ketua Umum Partai kepada kami ya untuk bisa menggaet sebanyak-banyaknya suara pemuda. Karena 2029, 50 persen lebih itu adalah pemilih milenial, Gen Z, dan Gen A. Artinya peran Garda Pemuda NasDem sangat diharapkan Partai NasDem bergerak dan bisa merangkul sebanyak-banyaknya pemilih," katanya.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







