Kemenag Luncurkan Aplikasi AMAN untuk Permudah Laporan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan
BeritaNasional.com - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Aplikasi Manajemen Aduan Anti Kekerasan (AMAN) sebagai kanal pelaporan dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan keagamaan. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan perlindungan anak melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA).
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengatakan setiap anak berhak memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Karena itu, Kemenag terus mendorong sistem perlindungan anak yang lebih responsif dan berpihak pada kepentingan anak.
"Melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak, kami ingin memastikan setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan," ujar Thobib, Senin (20/7/2026).
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenag menghadirkan Aplikasi AMAN yang dapat diakses melalui laman aman.kemenag.go.id. Aplikasi ini menjadi sarana bagi santri, siswa, orang tua, pendidik, maupun masyarakat untuk melaporkan dugaan kekerasan fisik, seksual, maupun digital di lingkungan pendidikan keagamaan.
Thobib menjelaskan setiap laporan yang diterima akan ditangani secara profesional dengan mengedepankan perlindungan terhadap korban, menjaga kerahasiaan identitas pelapor, serta memastikan proses penanganan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain menyediakan kanal pengaduan, Kemenag juga memperkuat perlindungan anak melalui berbagai kebijakan, di antaranya penguatan regulasi, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, pengembangan lingkungan belajar yang ramah anak, serta penanganan kasus secara adil dengan berorientasi pada pemulihan korban.
Thobib mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menciptakan ruang belajar yang bebas dari kekerasan. Menurutnya, partisipasi publik menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman bagi anak.
"Satu laporan dapat menyelamatkan banyak anak. Karena itu, jangan ragu memanfaatkan kanal pengaduan apabila mengetahui atau mengalami dugaan kekerasan. Bersama-sama kita wujudkan ruang belajar yang aman, penuh kasih, dan melahirkan generasi Indonesia yang cerdas, berakhlak, dan bermartabat," pungkasnya.
PERISTIWA | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 18 jam yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 21 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 22 jam yang lalu







