Ini Dampak Buruk dari Kebiasaan Tidur Sore

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Minggu, 08 Desember 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi (BeritaNasional/Pixabay)
Ilustrasi (BeritaNasional/Pixabay)

BeritaNasional.com -  Tidur merupakan kegiatan yang menjadi kebutuhan penting bagi setiap orang.  Apalagi jika kita seharian melakukan aktitifas yang menyita energi baik fisik atau oun pikiran, tidur menjadi barang mewah yang betul-betul diinginkan. 

Tapi tahukah tidur di sore hari ternyata memberikan efek buruk bagi tubuh.Berikut ini adalah dampak buruk yang mungkin timbul akibat kebiasaan tidur sore dan penjelasannya. 

1. Depresi

Terjaga di malam hari akibat kebiasaan tidur sore dapat mengacaukan ritme sirkadian, yaitu jam internal tubuh yang berfungsi untuk mengatur pola tidur dan meregulasi pelepasan hormon. 

Gangguan ritme ini akan membuat tubuh mengalami ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatasi stres. Akibatnya, orang yang sering begadang rentan mengalami depresi

2. Tekanan darah tinggi

Durasi dan kualitas tidur yang buruk karena tidur sore dapat meningkatkan risiko terkena terkanan darah tinggi atau hipertensi. Hal ini bisa terjadi karena saat begadang tubuh akan meresponsnya sebagai stressor dan sistem saraf simpatik, yaitu mekanisme pertahanan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap bahaya, akan aktif.

Aktifnya mekanisme tubuh ini akan memicu pelepasan hormon stres, seperti adrenalin dan kartisol yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Sering tidur sore dan begadang juga menyebabkan gangguan pada hormon renin dan aldosteron, yaitu hormon yang mengatur keseimbangan cairan serta elektrolit di dalam tubuh. Gangguan hormon ini dapat meningkatkan retensi air dan sodium dalam tubuh yang berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.

Selain itu, peningkatan tekanan darah akibat tidur sore dikaitkan dengan risiko terjadinya peradangan pada lapisan endotel pembuluh darah. Peradangan ini membuat pembuluh darah lebih rentan terhadap penumpukan plak yang akhirnya menghambat aliran darah dan meningkatkan tekanan darah.

3. Serangan jantung dan stroke

Apabila kebiasaan tidur sore dan begadang sudah menyebabkan tekanan darah terlalu tinggi dan tidak ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan pembuluh darah arteri menyempit, pecah, bahkan bocor. Rusaknya pembuluh darah ini dapat mengurangi suplai darah ke otak dan jantung sehingga risiko terjadinya serangan jantung dan stroke bisa semakin tinggi.

4. Obesitas

Orang yang sering tidur sore dan begadang biasanya cenderung makan lebih banyak. Hal ini merupakan efek dari ketidakseimbangan hormon akibat kurang tidur. Pada saat begadang, tubuh akan melepaskan lebih banyak hormon pemicu rasa lapar (ghrelin) sehingga keinginan untuk makan menjadi lebih tinggi. Akibatnya, kebiasaan tersebut dapat menyebabkan peningkatan berat badan hingga obesitas.

5. Diabetes

Kurang tidur akibat tidur sore dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Menurut penelitian, kurang tidur dapat mengurangi toleransi glukosa dan mengganggu sensitivitas insulin. Kedua hal tersebut dapat menyebabkan gangguan metabolisme glukosa dan peningkatan kadar gula darah.

Cara Mengatasi Lelah selain Tidur Sore

Karena memiliki dampak buruk baik bagi kesehatan tubuh, sebaiknya Anda menghindari kebiasaan tidur sore. Sebagai gantinya, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini untuk mengatasi lelah setelah beraktivitas seharian:

Minum air putih yang banyak.

Minum teh hijau untuk membantu meredakan stres setelah bekerja seharian.

Bebaskan pikiran dari beban pekerjaan agar tubuh dapat beristirahat sebentar.

Duduk dan beristirahatlah di tempat yang cerah untuk menghindari rasa kantuk

Konsumsi camilan sehat, seperti yoghurt dan buah, untuk menambah energi.

Hindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung tinggi gula karena dapat menimbulkan lonjakan gula darah.

Lakukan tidur siang selama 15 menit, sebelum jam 3 sore.

Dengarkan musik yang energik untuk meningkatkan mood dan mengatasi rasa lelah.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: