NATO Gelar Latihan Anti Kapal Selam di Laut Baltik yang Bakal Jadi Agenda Tetap

Oleh: Kiswondari
Senin, 10 November 2025 | 11:41 WIB
NATO gelar latihan anti kapal selam di Laut Baltik yang bakal jadi agenda tetap. (Foto/Konrad)
NATO gelar latihan anti kapal selam di Laut Baltik yang bakal jadi agenda tetap. (Foto/Konrad)

BeritaNasional.com - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memulai latihan anti-kapal selam di Laut Baltik pada Senin (10/11/2025) hari ini, latihan ini digelar di bawah komando Angkatan Laut Swedia dan akan berlangsung hingga Jumat (14/11/2025).

Latihan yang diberi sandi Merlin ini digelar di sepanjang pantai dan perairan teritorial Swedia. Sebagaimana laporan Angkatan Bersenjata Kerajaan Swedia, latihan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman negara tersebut kepada NATO dalam operasi perang anti-kapal selam.

Swedia dikenal memiliki dasar laut yang tidak rata, sehingga menciptakan banyak tempat persembunyian bagi kapal selam, namun kondisi ini juga menuntut teknologi dan keahlian khusus. Angkatan Laut Swedia juga telah mengembangkan kemampuan anti-kapal selam yang disesuaikan dengan karakteristik dasar laut Baltik yang kompleks.

Latihan ini melibatkan kapal dari Standing NATO Maritime Group 1 (SNMG1), korvet dan fregat Swedia, kapal pendukung, kapal selam milik Swedia dan Jerman, serta helikopter.

Latihan serupa telah digelar dua tahun berturut-turut, dan mulai musim gugur 2026 akan menjadi agenda tetap aliansi tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin dalam wawancara dengan jurnalis Dmitry Kiselev dari RIA Novosti dan Rossiya 1 pada Maret 2024, menyebutkan bergabungnya Swedia dan Finlandia ke dalam NATO merupakan langkah yang tidak berarti bagi kepentingan nasional mereka sendiri.

Putin juga menegaskan bahwa pasukan dan sistem persenjataan Rusia akan ditempatkan di perbatasan Finlandia setelah negara itu resmi bergabung dengan aliansi tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia melaporkan peningkatan aktivitas NATO yang belum pernah terjadi sebelumnya di dekat perbatasan baratnya. Menurut Rusia, NATO memperluas inisiatif yang disebutnya sebagai upaya untuk “menahan agresi Rusia.”

Kremlin berulang kali menyatakan keprihatinan terhadap peningkatan kekuatan blok militer-politik itu di Eropa. Dan Moskow menegaskan tidak mengancam siapa pun, tetapi juga tidak akan mengabaikan tindakan yang berpotensi membahayakan kepentingan nasional Rusia.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: