Rekomendasi Kuliner Sumedang: 15 Hidangan Khas dari Tahu hingga Bandrek

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 19 November 2025 | 23:02 WIB
Ilustrasi makanan tahu. (Foto/Freepik)
Ilustrasi makanan tahu. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Sumedang sering disebut sebagai “Kota Tahu”, namun kuliner daerah ini sebenarnya jauh lebih kaya. Kota yang berada di antara Bandung dan Cirebon ini menyimpan beragam makanan tradisional, buah khas, hingga minuman unik yang tidak bisa ditemukan di daerah lain.

Jika kamu berencana melakukan wisata kuliner, berikut adalah 15 makanan khas Sumedang yang wajib dicoba, lengkap dengan penjelasan, cerita, keunikan, serta rekomendasi tempat terbaik untuk mendapatkannya.

1. Tahu Sumedang – Ikon Kuliner Sejak 1917

Tahu Sumedang adalah kuliner paling legendaris dan menjadi ikon yang mengangkat nama daerah ini sejak lebih dari satu abad.

Ciri khasnya:

  • Kulit luar renyah dan tipis
  • Bagian dalam lembut
  • Gurih tanpa tambahan MSG
  • Paling enak saat baru digoreng
  • Tahu ini diciptakan oleh Ong Kino pada tahun 1917 dan masih bertahan hingga kini.

Tempat rekomendasi:

  • Tahu Bungkeng, Jalan 11 April No. 53 (pelopor tahu Sumedang)
  • Tahu Jubleg dan Tahu Tahes sebagai alternatif modern
  • Harga: ± Rp6.000 per 10 buah

2. Soto Bongko – Soto Berkuah Kari dengan Lontong

Soto Bongko merupakan soto khas Sumedang yang sangat unik. Berbeda dari soto lainnya, Soto Bongko menggunakan lontong, bukan nasi.

Isiannya berupa:

  • Tauge
  • Potongan tahu
  • Bawang goreng
  • Emping
  • Kuahnya berbahan dasar kaldu ayam dengan bumbu kari ringan yang aromanya sangat khas.

Tempat rekomendasi:

  • Soto Bongko Mang Onni
  • Soto Bongko Pak Jiji
  • Harga: ± Rp15.000

3. Salak Bongkok – Buah Premium dari Desa Bongkok

Salak Bongkok adalah jenis salak unggulan Jawa Barat. Keistimewaannya:

  • Ukuran lebih besar
  • Kulit merah kecokelatan mengilap
  • Daging tebal dan renyah
  • Sangat manis dan tidak sepat

Buah ini tumbuh di Desa Bongkok yang memiliki tanah subur dan iklim ideal.

  • Harga: Rp15.000–Rp25.000/kg
  • Tempat terbaik: Sentra Salak Bongkok, Kecamatan Paseh

4. Oncom Sumedang – Fermentasi Tradisional Berkualitas

Oncom khas Sumedang berbeda dari oncom daerah lain. Tidak dibuat dari ampas tahu, melainkan menggunakan:

  • Bungkil kacang tanah
  • Ampas ketela pohon

Hasilnya adalah oncom dengan rasa lebih gurih dan aroma fermentasi yang kuat.

  • Harga: ± Rp5.000 per potong

5. Ubi Cilembu – Ubi Madu Terkenal Nasional

Ubi Cilembu hanya bisa tumbuh optimal di tanah Cilembu–Sumedang. Saat dipanggang, ubi ini mengeluarkan:

  • Cairan manis seperti madu
  • Aroma wangi
  • Tekstur lembut dan legit

Tidak heran Ubi Cilembu menjadi oleh-oleh favorit di Tanjungsari.

  • Harga: Rp15.000–Rp25.000/kg

6. Emplod – Camilan Singkong Gurih & Renyah

Emplod adalah camilan tradisional dari campuran singkong parut, kelapa parut, dan bumbu sederhana. Teksturnya renyah di luar namun empuk di dalam.

Bentuk bulat atau kotak kecil

  • Harga: Rp15.000–Rp20.000 per 250 gram

7. Tape Singkong (Peuyeum Sampeu) – Fermentasi Manis dari Cigendel

Tape Singkong Sumedang dibuat dari singkong mentega yang lembut. Setelah dikukus dan difermentasi, hasilnya memiliki:

  • Aroma manis
  • Tekstur lembut
  • Rasa legit tanpa asam berlebih

Pusat produksi: Cigendel, Gununghalu

  • Harga: Rp10.000–Rp15.000

8. Sawo Citali – Buah Besar, Manis, Tanpa Sepat

Sawo Citali (atau Sawo Sukatali) berasal dari Kecamatan Situraja.

Ciri khas:

  • Ukuran besar
  • Kulit cokelat tua
  • Daging tebal dan lembut
  • Manis alami

Harga: Rp20.000–Rp30.000/kg

9. Sale Pisang Manis – Olahan Pisang Modern Berbagai Rasa

Kini hadir dalam banyak varian:

  • Original
  • Keju
  • Cokelat
  • Susu

Dibuat dari pisang raja matang yang diiris tipis lalu dikeringkan dengan teknik modern sehingga lebih renyah dan awet.

  • Harga: mulai Rp10.000
  • Lokasi: Toko oleh-oleh Jalan Pangeran Santri

10. Opak Ketan – Kudapan Khas Kerajaan Sumedang Larang

Opak ketan dibuat dari ketan tumbuk, kelapa parut, dan garam. Prosesnya panjang:

  • Perendaman
  • Penggilingan
  • Pembentukan
  • Penjemuran
  • Penggorengan
  • Hasilnya gurih dan renyah.

Sentra produksi: Conggeang & Cimanggung

  • Harga: ± Rp20.000 per bungkus

11. Kadedemes – Olahan Kulit Singkong Bagian Dalam

Bagian kulit singkong putih yang biasanya dibuang justru diolah menjadi hidangan lezat.

Tekstur:

  • Sedikit kenyal
  • Gurih
  • Cocok dimasak pedas

Biasanya ditumis dengan bawang, cabai, dan bumbu lainnya.

  • Harga: Rp5.000–Rp10.000/porsi

12. Asinan Sumedang – Perpaduan Asam, Manis, Segar

Tersedia dalam dua jenis:

  • Asinan buah
  • Asinan sayur

Kuahnya segar dengan rasa asam, manis, dan pedas seimbang.

  • Harga: Rp10.000–Rp15.000

13. Bandrek Sumedang – Minuman Rempah Penghangat Tubuh

Komposisi:

  • Jahe
  • Gula merah
  • Serai
  • Daun pandan
  • Susu (opsional)

Aromanya menenangkan dan cocok diminum saat malam atau musim hujan.

  • Harga: Rp5.000–Rp10.000 per gelas

14. Lahang – Nira Aren Segar yang Dipanen Pagi Hari

Lahang adalah minuman hasil sadapan pohon aren.

Ciri khas:

  • Manis alami
  • Tanpa tambahan gula
  • Harus cepat diminum karena mudah berfermentasi
  • Biasanya dijual oleh penderes di pinggir jalan kawasan pegunungan.

Harga: Rp5.000–Rp10.000

15. Bugen Pizza – Pizza Lokal Cita Rasa Sumedang

Menu modern dengan adonan lokal dan aroma khas. Mozarella melimpah dengan sentuhan bumbu lokal menciptakan rasa unik.

  • Lokasi: Bugen Pizza Kaum, Jalan Pangeran Suriaatmadja No. 16
  • Harga: mulai Rp15.000

(Rep/Nissa)sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: