Puan Sebut Kasus Penculikan Alvaro Kiano Juga Tanggung jawab Negara

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 25 November 2025 | 14:41 WIB
Puan sebut kasus penculikan Alvaro Kiano Juga TAnggung jawab Negara. (Foto/YouTube DPR)
Puan sebut kasus penculikan Alvaro Kiano Juga TAnggung jawab Negara. (Foto/YouTube DPR)

BeritaNasional.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai kasus penculikan Alvaro Kiano oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI) menunjukan situasi darurat. Menurutnya, kasus ini juga merupakan tanggung jawab negara.

"Kami sangat prihatin dan turut berbelasungkawa. Tentu saja, ini merupakan, sudah merupakan darurat, yang situasi darurat yang memang harus ditanggapi secara seksama," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

"Karena hal-hal seperti ini memang bukan hanya merupakan tanggung jawab dari keluarga, atau sekolah, juga merupakan tanggung jawab dari negara," tegasnya.

Maka dari itu, Puan meminta seluruh pemangku kepentingan menindaklanjuti masalah ini dengan serius.

Pimpinan DPR pun akan meminta komisi terkait untuk memanggil seluruh pemangku kepentingan agar bisa diambil langkah komprehensif dan kejadian serupa tidak terulang.

"Dan di DPR, kami akan meminta komisi terkait untuk memanggil dan menindaklanjuti hal ini secara serius untuk bisa melakukan langkah-langkah yang komprehensif dan mengevaluasi jangan sampai hal ini kemudian terulang lagi," ujar Puan.

"Dan bisa dilakukan tindak lanjut ataupun langkah-langkah yang lebih efektif ke depannya," tegas politikus PDIP ini.

Sekedar informasi, Alvaro Kiano diculik ayah tirinya, Alex Iskandar (AI) pada 6 Maret 2025, karena kesal dengan istri atau ibu kandung korban yang diketahui telah selingkuh. Namun, setelah diculik, AI membekap Alvaro hingga meninggal, karena kesal korban selalu menangis.

Alhasil, setelah Alvaro dipastikan tewas, AI pun memasukan jasad korban ke kantong plastik hitam untuk selanjutnya dibuang di Kali Cirewed, Tenjo, Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada 9 Maret 2025.

Namun setelah serangkaian proses penyelidikan, akhirnya fakta kejahatan dari AI terungkap dan ditangkap Jumat (21/11/2025). Namun memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Ruang Konseling Polres Metro Jaksel pada Minggu (23/11/2025) dini hari.

Disisi lain terkait kejadian AI yang bunuh diri, Propam saat ini tengah memeriksa dua personel polisi petugas piket untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau tidak.

 

 sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: