Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker50 Kirim Bantuan 6 Ton ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 29 November 2025 | 10:24 WIB
Polri mengirimkan bantuan kemanusiaan bencana di Sumatera. (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Polri mengirimkan bantuan kemanusiaan bencana di Sumatera. (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com -  Mabes Polri tengah bersiap mengirim bantuan mulai dari logistik hingga keperluan SAR untuk para korban yang dilanda bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat.

Berbagai macam bantuan akan dikirim menggunakan dua pesawat yang dimiliki Baharkam Polri, yakni CN295 dan Fokker 50 dari Mako Polisi Udara Polri, Tangerang Selatan, Banten.

“Pendorongan logistik ini kita upayakan secepatnya untuk membantu mereka dalam rangka kita membantu mereka supaya mereka dapat bertahan dalam keadaan yang emergence,” kata Wakil Astamaops Kapolri, Irjen Pol Laksana, Sabtu (29/11/2025).

Ia menerangkan satu pesawat bisa membawa beban tiga sampai lima ton. Sehingga kemungkinan, paling minimal bantuan yang dikirim Mabes Polri untuk saat ini sebanyak enam ton dengan menggunakan pesawat CN295 dan Fokker 50.

"Untuk total logistik yang kita angkut sekarang, ini satu pesawat ada sekitar 5 sampai 3 ton, ya, satu pesawat," katanya. 

Pemakaian pesawat ini dimaksudkan untuk mempercepat penyaluran bantuan. Nantinya setelah bantuan sampai, Polda terdekat akan mendistribusikan memakai kapal maupun helikopter ke titik bencana.

“Fasilitas udara, dan yang dari Mabes Polri mendorong dari Pondok Cabe. Yang nanti dari masing-masing Polda, kita dorong dengan menggunakan kapal-kapal yang terdekat atau dengan menggunakan heli yang sudah ada di Polda-Polda yang terdekat,” terangnya.

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut bantuan yang dikirimkan meliputi makanan cepat saji, pakaian, tenda pengungsian, selimut, generator sampai wifi.

"Pakaian sekolah, tas sekolah, obat-obatan, nasi cepat saji atau makanan cepat saji, kemudian kasur lipat, air mineral, kemudian obat untuk serangga atau nyamuk ya, juga kemudian selimut, dan pelampung," beber Trunoyudo.

"Ada perahu karet 20 unit, pelampung kelengkapan perahu 120 pcs, tenda peleton ada 10 unit, tenda untuk Dokkes 2 unit, velbed itu ada 200 pcs, MTP 2.000 pcs, portable solar generator ada 3 pcs, dan techno wifi," sambung dia

Sedangkan, sesuai data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat total menelan korban jiwa 174 orang.

Dengan rincian korban jiwa di Sumatera Utara sebanyak 116 orang, di Aceh ada 35 orang, dan di Sumatera Barat tercatat 23 orang. Data ini masih memungkinkan berubah, menyusul proses evakuasi korban hilang yang saat ini masih berlangsung.

Sementara untuk korban terdampak yang kini harus mengungsi, untuk di wilayah Sumatera Utara sebanyak 3.800 kepala keluarga (KK), di wilayah Aceh ada 4.846 KK, dan untuk pengungsi di Sumatera Barat tercatat 3.900 KK.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: