Korban Tewas di Gaza Akibat Serangan Israel Tembus 70 Ribu Jiwa sejak Oktober 2023

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 30 November 2025 | 18:00 WIB
Ilustrasi serangan Israel di Gaza. (Foto/Instagram Gaza Now)
Ilustrasi serangan Israel di Gaza. (Foto/Instagram Gaza Now)

BeritaNasional.com - Konflik militer yang berkepanjangan di Jalur Gaza telah menimbulkan dampak korban jiwa yang sangat besar. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas yang dikutip pada Minggu (30/11/2025), lebih dari 70 ribu warga Palestina tewas akibat kampanye militer Israel di wilayah tersebut.

Angka korban ini terus meningkat, bahkan sejak gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat mulai berlaku pada 10 Oktober lalu.

Menurut data Kementerian Kesehatan Gaza (MoH), jumlah total korban jiwa Palestina kini mencapai 70.100, dan lebih dari 350 kematian di antaranya terjadi sejak gencatan senjata diberlakukan.

Data MoH Gaza ini telah banyak digunakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga-lembaga internasional karena dianggap kredibel selama perang berlangsung. Namun, Israel secara konsisten membantah angka-angka yang dipublikasikan oleh otoritas Gaza.

Serangan Udara Israel di Tengah Gencatan Senjata

Israel terus melakukan serangan udara atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas, sementara banyak jenazah terus ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan.

Salah satu insiden yang dilaporkan terjadi pada hari Sabtu adalah serangan pesawat tak berawak Israel yang menewaskan dua saudara muda. Keluarga korban menyebut mereka adalah Fadi dan Juma Abu Assi.

Keluarga kedua anak laki-laki yang digambarkan berusia delapan tahun dan kakaknya berusia 10 atau 11 tahun itu, mengatakan mereka sedang mengumpulkan kayu bakar di sebelah timur Khan Younis, Gaza selatan, ketika serangan mematikan itu terjadi. Pemakaman keduanya dilakukan di Rumah Sakit Nasser pada hari yang sama.

Menanggapi insiden tersebut, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan kepada BBC bahwa mereka telah menyerang dua "tersangka" yang melewati apa yang disebut "garis kuning". Garis tersebut menandai batas di mana militer Israel telah setuju untuk mundur berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.

Latar Belakang Konflik

Kampanye militer Israel di Gaza dilancarkan sebagai respons atas serangan yang dipimpin oleh Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober 2023. Serangan Hamas tersebut menyebabkan sekitar 1.200 orang tewas di Israel dan 251 lainnya disandera.

Penting untuk dicatat bahwa wartawan internasional, termasuk BBC, dilarang oleh Israel untuk memasuki Gaza secara independen. Kondisi ini menyebabkan sulitnya memverifikasi secara langsung angka dan klaim yang dirilis dari kedua belah pihak yang bertikai.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: