Bantahan Ridwan Kamil soal Aset Pribadi Ditanggapi KPK: Penyitaan Berdasar Dokumen dan Bukti Elektronik
BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyitaan sejumlah aset eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dilakukan berdasarkan bukti yang ada.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan hal tersebut lantaran RK menyebut pembelian Mercedes Benz Pagoda 280 SL da Royal Enfield Royal Enfield Classic 500 Limited Edition dari uang pribadi.
Menurutnya, penyidik telah mengumpulkan bukti awal yang mengarah pada dugaan bahwa aset tersebut dibeli menggunakan dana non-budgeter Bank BJB.
“Tentu penyidik juga punya bukti-bukti lainnya ya,” ujar Budi dikutip Rabu (3/12/2025).
“Sehingga dalam penyidikan perkara tentu penyidik tidak hanya mengacu pada satu sumber informasi atau sumber keterangan yang disampaikan oleh salah seorang saksi,” imbuhnya.
Ia menegaskan penyitaan dilakukan setelah penyidik mengamankan dokumen transaksi, laporan internal, hingga bukti elektronik yang memperlihatkan adanya pola penggunaan dana non-budgeter.
Seluruh bukti itu kini dianalisis untuk memperjelas relasi antara dana sisa pengadaan iklan dan pembelian barang pribadi.
“Penyidik juga mendalami, menganalisis dari bukti-bukti lain. Baik keterangan dari saksi maupun bukti-bukti dari dokumen dan barang bukti elektronik,” tuturnya.
Sebelumnya, Ridwan Kamil menjelaskan isu mengenai dana non-budgeter, pembelian mobil Mercy, motor Royal Enfield, hingga transfer uang ke Lisa Mariana.
Ia memastikan seluruh transaksi berasal dari kantong pribadinya dan tidak berkaitan dengan perkara korupsi markup iklan Bank BJB yang ditangani KPK.
“Semua yang pernah ramai itu adalah dana pribadi. Dana pribadi sendiri, jadi tidak ada hubungan dengan perkara yang dimaksud,” ujar RK.
Saat ditanya soal pembelian mobil Mercy Pagoda 280 SL milik Presiden ke-3 BJ Habibie dan motor Royal Enfield, RK mengaku semua dibeli dengan uang pribadi.
“Ya, semuanya dana pribadi. Nanti itu yang menjadi kebenaran yang saya sampaikan. Pribadi semua,” katanya.
Dia juga mengaku memberikan uang kepada selebgram Lisa Mariana dengan uang pribadi. Meski pernah menyuruh Lisa kuliah, namun dia mengatakan hal itu dalam konteks pemerasan.
“Itu konteksnya pemerasan, Mas, dan itu uang pribadi. Semua sudah dijelaskan. Dana pribadi semuanya," tandas RK.

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu





