Menhut Raja Juli Akui Kerusakan Lingkungan Jadi Pemicu Banjir dan Longsor di Sumatera

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 04 Desember 2025 | 15:11 WIB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR. (Foto/Tv Parlemen)
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR. (Foto/Tv Parlemen)

BeritaNasional.com - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengakui kerusakan lingkungan menjadi salah satu penyebab bencana banjir dan longsor Sumatera. Antoni menyampaikan hal tersebut kepada Komisi IV DPR saat rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Antoni mengatakan, ada tiga faktor yang menyebabkan bencana banjir dan longsor di Sumatera. Ketiga faktor tersebut saling terkait dan mengait.

"Bencana banjir bandang dan tanah longsor, khususnya di 3 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, terjadi karena kombinasi beberapa faktor yang saling terkait dan mengait," ujarnya saat rapat kerja.

Faktor pertama adalah fenomena siklon tropis Senyar yang mengakibatkan curah hujan yang tinggi. Ditambah lagi dengan faktor geomorfologi daerah aliran sungai (DAS).

"Pertama, tadi sudah disampaikan oleh Ibu Ketua Komisi IV DPR RI adanya siklon tropis Senyar dan curah hujan tinggi," kata Antoni.

"Namun juga ada karena bentuk geomorfologi DAS," jelasnya.

Faktor terakhir adalah adanya kerusakan lingkungan pada daerah tangkapan air. Sehingga tidak bisa menampung air yang turun.

"Serta yang ketiga tentu adalah kerusakan pada daerah tangkapan air atau DTA," ujar Antoni.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: