Eks Penyidik Minta KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Banjir Sumatera
BeritaNasional.com - Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo, mendesak lembaga antirasuah menelusuri kemungkinan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan bencana banjir dan banjir bandang di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.
Yudi menilai bencana ekologis yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak bisa dilepaskan dari potensi praktik kejahatan lingkungan.
Ia menegaskan perlunya langkah cepat dari aparat penegak hukum, khususnya KPK, guna memastikan apakah ada pihak yang bermain dalam kegiatan pertambangan atau pengelolaan hutan di kawasan terdampak.
“Saya berharap para penegak hukum, dalam hal ini KPK, segera bergerak cepat menelusuri mengapa terjadi bencana alam atau ekologis ini,” ujar Yudi kepada Beritanasional.com, Minggu (7/12/2025).
Ia menambahkan perlunya pendalaman dugaan keterlibatan aktor-aktor yang melakukan kerusakan lingkungan melalui praktik ilegal.
“Apakah di situ ada dugaan korupsi terkait dengan penambangan liar, penebangan kayu, illegal logging maupun illegal mining,” ucapnya.
Yudi juga menekankan pentingnya pemeriksaan terhadap izin resmi yang telah dikeluarkan.
Menurutnya, jika ada perusahaan yang sebenarnya beroperasi sesuai izin tetapi melanggar prosedur, maka penyidik harus menindaklanjuti.
“Ataupun jika memang resmi, apakah ada prosedur yang tidak dipenuhi. Maka harus dilakukan investigasi,” kata Yudi.
Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan duka mendalam atas korban dan kerugian yang terjadi.
“Saya ucapkan turut berduka cita atas musibah yang dialami oleh saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara serta daerah-daerah lain. Semoga kita bisa segera kembali pulih dan bangkit,” tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







