Puan Tutup Masa Sidang, DPR Masuk Reses hingga Januari 2026
BeritaNasional.com - Paripurna ke-10 menandai penutupan masa persidangan II tahun sidang 2025–2026.
Ketua DPR Puan Maharani mengumumkan dimulainya masa reses bagi seluruh anggota mulai 9 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026.
Reses menjadi momentum anggota dewan turun ke daerah pemilihan masing-masing guna menyerap aspirasi konstituen.
Puan berharap seluruh masukan dari masyarakat dapat diteruskan secara optimal.
"Atas nama pimpinan DPR DPR RI saya mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia mulai tanggal 9 Desember 2025 sampai tanggal 12 Januari 2026, DPR RI memasuki masa reses masa persidangan II tahun sidang 2025-2026," ucapnya dalam pidato penutupan di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR, Jakarta Pusat, Senin (8/12/2025).
Ia juga menegaskan pentingnya kepekaan anggota terhadap kebutuhan publik.
"Sidang Dewan yang terhormat kita seluruh anggota DPR RI harus selalu mawas diri dan menyadari bersama bawah kebutuhan dan aspirasi rakyat agar kehidupannya semakin mudah dan sejahtera," ujar Puan.
Menjelang akhir tahun, Puan menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat. Ia mendorong komunikasi aktif antara wakil rakyat dan konstituen.
"Oleh karena itu, mari kita bangun komunikasi dengan rakyat di dapil masing-masing agar rakyat dapat mengetahui kemajuan yang pernah kita capai dan tantangan yang harus kita hadapi bersama dalam membangun Indonesia," tuturnya.
Puan menutup sidang dengan ucapan selamat kepada umat yang merayakan hari besar serta seluruh warga menyambut pergantian tahun.
"Selamat memasuki masa reses dan menyapa rakyat, kami juga mengucapkan selamat merayakan Natal bagi anggota dan masyarakat Indonesia yang merayakannya. Serta selamat tahun baru 2026 untuk seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







