29 Desember dalam Sejarah: Hari Kemerdekaan Mongolia

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 28 Desember 2025 | 15:43 WIB
Ilustrasi Negara Mongolia. (Foto/Freepik)
Ilustrasi Negara Mongolia. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com -  Setiap 29 Desember, Mongolia memperingati Hari Kemerdekaan yang juga dikenal sebagai Hari Revolusi Nasional.

Peringatan ini menandai momen penting ketika Mongolia menyatakan lepas dari kekuasaan Dinasti Qing Tiongkok pada tahun 1911.

Hari Kemerdekaan dirayakan sebagai simbol kebebasan dan identitas nasional, yang ditandai dengan pengibaran bendera, berbagai acara publik, serta ungkapan kebanggaan terhadap negara dan sejarah perjuangannya.

Sejarah Hari Kemerdekaan Mongolia

Akar peringatan ini bermula dari runtuhnya Dinasti Qing akibat Revolusi Xinhai pada 1911. Memanfaatkan situasi tersebut, Mongolia menyatakan kemerdekaan pada 29 Desember 1911 dan mengangkat Bogd Khan sebagai kepala negara.

Namun, kemerdekaan ini sempat terhenti ketika pasukan Tiongkok kembali menduduki wilayah Mongolia. Status merdeka baru benar-benar dipulihkan pada 1921 melalui Revolusi Mongolia Luar dengan dukungan pasukan Soviet. Peristiwa ini kemudian membuka jalan bagi pembentukan negara Mongolia modern.

Makna dan Pentingnya Hari Kemerdekaan Mongolia

Bagi rakyat Mongolia, Hari Kemerdekaan bukan sekadar hari libur nasional, melainkan pengingat akan panjangnya perjuangan dalam mempertahankan kedaulatan dan budaya bangsa.

Peringatan ini menegaskan nilai kebebasan, persatuan, serta penghormatan terhadap pengorbanan generasi terdahulu.

Hingga kini, 29 Desember dipandang sebagai simbol keteguhan Mongolia dalam menjaga identitasnya sebagai bangsa merdeka di tengah dinamika sejarah kawasan.

(Rep/Sisilia)sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: