Menkeu Purbaya Ungkap Sentimen Positif Penopang IHSG di 2026

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:33 WIB
Menteri Keuangan Purbaya (Beritanasional/Oke Atmadja)
Menteri Keuangan Purbaya (Beritanasional/Oke Atmadja)

BeritaNasional.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sejumlah sentimen positif yang diyakini dapat menopang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga menyentuh level 10.000 pada tahun 2026.

Menurut Purbaya, pelaku pasar menunjukkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional yang diperkirakan membaik pada 2026. Ia menilai pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) bukanlah target yang mustahil untuk dicapai.

“Saya pikir memang itu optimisme di pasar atau pelaku pasar bahwa kita akan membaik terus ke depan. Kalau saya lihat, fondasi ekonominya yang sudah membaik sekarang, tahun ini akan lebih baik lagi karena kebijakan kita dengan BEI sudah amat sinkron, harusnya ekonomi akan tumbuh lebih cepat, dan 6 (persen) bukan mustahil dicapai tahun ini,” ujar Purbaya dikutip dari Antara, Jumat (2/1/2026).

Ia juga meyakini level IHSG di angka 10.000 dapat dicapai pada tahun ini.

“Tahun ini (IHSG) 10.000, itu bukan angka yang mustahil dicapai,” katanya.

Purbaya menjelaskan, salah satu faktor pendukung optimisme tersebut adalah mulai 2026 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berada sepenuhnya dalam kendalinya selama satu tahun penuh. Hal ini berbeda dengan kondisi tahun sebelumnya, ketika ia baru menjabat pada 8 September 2025.

“Kan sekarang satu tahun penuh ini saya sudah bagian ekonominya bersama Gubernur BI dan lain lain. Kalau kemarin kan saya masih separuh-separuh, cuma seperempat malah,” ujar Purbaya.

Selain itu, ia menilai sinkronisasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) akan semakin mengakselerasi pertumbuhan ekonomi pada 2026. Kebijakan yang selaras diyakini mampu mendorong kinerja perusahaan dan meningkatkan daya tarik pasar modal.

“Harusnya dengan kebijakan yang lebih sinkron kita dengan bank sentral dengan yang lain-lain, ekonomi kita bisa tumbuh lebih cepat. Itu akan melandasi pertumbuhan keuntungan perusahaan juga. Investor-investor yang jeli, jangan sampai ketinggalan,” ujar Purbaya.

Berdasarkan data perdagangan BEI pada Jumat hingga pukul 11.50 WIB, IHSG tercatat menguat 77,96 poin atau 0,90 persen ke level 8.724,90. Frekuensi perdagangan saham mencapai 1.808.057 kali transaksi dengan volume 25,83 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,86 triliun.

Pada perdagangan tersebut, sebanyak 461 saham tercatat menguat, 219 saham melemah, dan 119 saham stagnan.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: