Krisis Energi di Ukraina, 1 Juta Rumah Tangga Kekurangan Air Akibat Serangan Rusia
BeritaNasional.com - Situasi kemanusiaan di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina Tengah, kian memprihatinkan. Lebih dari satu juta rumah tangga dilaporkan kehilangan akses terhadap fasilitas pemanas dan pasokan air bersih setelah serangan udara besar-besaran yang dilancarkan pasukan Rusia pada Kamis (8/1/2026).
Wakil Perdana Menteri Ukraina Oleksii Kuleba melalui unggahan resminya di Facebook mengonfirmasi kerusakan infrastruktur ini berdampak luas pada kehidupan warga sipil di tengah cuaca dingin.
Saat ini, otoritas setempat tengah berpacu dengan waktu untuk memperbaiki kerusakan. Beberapa poin penting terkait situasi di lapangan meliputi:
Perbaikan Darurat
Tim teknis sudah dikerahkan ke lokasi untuk memulihkan layanan kepada konsumen secepat mungkin.
Fasilitas Vital
Rumah sakit dan infrastruktur sosial penting lainnya tetap beroperasi namun harus bergantung sepenuhnya pada sumber daya listrik cadangan (generator).
Posko Darurat
Pemerintah telah mendirikan jaringan "Titik Kekebalan" (Points of Invincibility) di seluruh wilayah. Fasilitas ini merupakan tempat penampungan darurat di mana warga bisa mendapatkan kehangatan, listrik untuk mengisi daya ponsel, dan kebutuhan dasar lainnya.
Target Infrastruktur Listrik
Penjabat Gubernur Regional Dnipropetrovsk, Vladyslav Haivanenko, menjelaskan bahwa serangan berlangsung secara intensif sejak Rabu malam hingga Kamis pagi.
Fokus serangan Rusia kali ini menyasar fasilitas infrastruktur kritis yang merupakan tulang punggung pasokan listrik di wilayah tersebut.
Kerusakan pada gardu-gardu listrik inilah yang kemudian memicu terhentinya pompa air dan sistem pemanas sentral ke jutaan rumah warga.
Sumber: Xinhua News
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







