Terima Laporan Penyelundupan Komoditas Pangan, Mentan: Banyak Sekali

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:03 WIB
Mentan Amran Sulaiman. (Foto/Setpres)
Mentan Amran Sulaiman. (Foto/Setpres)

BeritaNasional.com -  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendapatkan banyak laporan tentang adanya komoditas ilegal dari praktik  penyelundupan berbagai komoditas pangan.

"Banyak sekali aku belum baca semua," katanya.

Amran yang menyampaikan hal tersebut saat memeriksa ribuan karung bawang bombay ilegal yang diamankan aparat di sebuah gudang di Kota Semarang Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2026) juga menyampaikan, banyaknya laporan tersebut disampaikan masyarakat melalui layanan WhatsApp "Lapor Pak Amran", dan sebagian besar laporan merupakan dugaan penyelundupan komoditas pertanian.

Menurutnya laporan yang diterimanya tidak hanya soal penyelundupan bawang bombay yang baru saja diungkap, tetapi juga dari berbagai komoditas pertanian.

Ia bahkan menyebut komoditas tersebut mulai dari komoditas beras, gula, pupuk, hingga minyak goreng termasuk yang sering dilaporkan bermasalah.

"Penyelundupan ada, ada yang jual mesin (ilegal), jual pupuk, pupuk ilegal, macam-macam. Tapi kita tindaklanjuti. Untuk sementara ini yang banyak beras, macam-macam, bahkan minyak goreng," katanya.

Ia pun heran dengan laporan penyelundupan minyak goreng, mengingat Indonesia saat ini merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia.

"Kita ini produsen terbesar dunia, yang beras sudah swasembawa, melimpah, masa ada selundupan masuk," katanya.

Yang jelas, kata dia, pihaknya akan menindaklanjuti setiap yang masuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti kepolisian, TNI, dan Badan Karantina.

"Ada juga nanti. Beras masuk, gula masuk. Ini kita bongkar semua. Tunggu aja 1-2 minggu ke depan. Aku bongkar semua," tegasnya. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: