Masjid Istiqlal Mulai Tarawih 1 Ramadhan Malam Ini, Menag Nasaruddin Umar Jadi Penceramah

Oleh: Harits Tryan
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:11 WIB
Warga beribadah di Masjid Istiqlal. (BeritaNasional/Oke Atmaja),
Warga beribadah di Masjid Istiqlal. (BeritaNasional/Oke Atmaja),

BeritaNasional.com - Masjid Istiqlal akan menggelar tarawih perdana pada hari ini, Rabu (18/2/2026). Pada malam pertama, Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan menjadi penceramah.

Dikutip dari laman resmi Masjid Istiqlal, Bidang Penyelenggara Peribadatan Badan Pengelola Masjid Istiqlal(BPMI) secara resmi merilis daftar nama petugas Shalat Tarawih yang akan memimpin ibadah di lantai utama Masjid Istiqlal selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. 

Pengumuman ini ditujukan bagi seluruh umat Muslim yang ingin mengikuti rangkaian ibadah Tarawih di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Mereka menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Tarawih akan digelar sebanyak 20 rakaat yang dilanjutkan dengan 3 rakaat shalat witir. 

Skema pelaksanaannya dibagi menjadi dua imam, guna menjaga kekhusyukan dan kelancaran ibadah yang diikuti ribuan jamaah setiap malamnya.

Imam pertama akan memimpin shalat Isya sekaligus Tarawih delapan rakaat. Sementara itu, imam kedua akan melanjutkan Tarawih 12 rakaat serta memimpin tiga rakaat shalat witir. Pembagian tugas ini telah menjadi pola tetap dalam pelaksanaan Tarawih di Masjid Istiqlal pada tahun-tahun sebelumnya.

Untuk 1 Ramadhan 1447 H, tausiyah akan disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. dengan tema “Ramadhan Hijau Ramadhan Bersama”. 

“Ia dijadwalkan memberikan ceramah sebelum pelaksanaan Shalat Tarawih dimulai,” beber keterangannya.

Adapun imam shalat Isya dan Tarawih I pada malam pertama adalah H. Martomo Malaing, S.Th.I., MA dengan muadzin H. Muh. Syawal Mubarak, S.Sos. Sementara imam Tarawih II sekaligus Witir adalah Dr. H. Ahmad Husni Ismail, M.Ag dengan muadzin H. Saiful Anwar, S.Pd.I. Jamaah yang hendak mengikuti ibadah diimbau datang lebih awal untuk mendapatkan tempat di ruang utama masjid.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: