Respons Serangan AS, Pemerintah Indonesia Beri Arahan Penting pada WNI di Iran

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:04 WIB
Ilustrasi serangan Israel terhadap Iran di Teheran. (Foto/YouTube ABC)
Ilustrasi serangan Israel terhadap Iran di Teheran. (Foto/YouTube ABC)

BeritaNasional.com - Merespons serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran, Pemerintah Indonesia masih terus memantau perkembangan situasi di Iran, di mana pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran pun telah mengonfirmasi adanya serangan udara pada Sabtu (28/2/2026) pagi, waktu setempat. 

"Kita terus pantau perkembangan situasi keamanan di Iran, dan KBRI Tehran telah mengkonfirmasi terjadinya serangan bersenjata melalui udara di beberapa kota pada sekitar pukul 09.45 waktu setempat," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Jubir Kemlu) RI Yvonne Mewengkang dalam keterangannya. 

KBRI Teheran pun tengah berkomunikasi dengan para WNI yang berada di Iran. KBRI pun telah menerbitkan surat edaran terbaru yang memuat saran dan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan guna menjaga keselamatan dan keamanan. 

"KBRI telah menerbitkan edaran terbaru yang memuat saran dan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan oleh WNI di kediaman masing-masing guna menjaga keselamatan dan keamanan," ujarnya. 

Yvonne menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan asesmen menyeluruh terhadap situasi keamanan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan WNI. Pemerintah Indonesia juga mengimbau seluruh WNI di Iran agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan hingga menjaga komunikasi dengan KBRI. 

"Diimbau agar seluruh WNI di Iran untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI," pesan Yvonne. 

"Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Tehran melalui nomor +98 9914668845 / +98 902 466 8889 atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027," tandasnya. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: