Anggota DPR Minta PBB Bertindak atas Tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 03 Maret 2026 | 14:13 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. (Foto/X: khamenei_ir)
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. (Foto/X: khamenei_ir)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mengecam pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Oleh mendesak, Amerika Serikat dan Israel harus dijatuhi sanksi tegas.

Ia menegaskan, pembunuhan seorang pemimpin negara atau otoritas tertinggi sebuah negara merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan prinsip kedaulatan negara. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apapun.

"Pembunuhan terhadap pemimpin sebuah negara adalah bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Ini bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga terhadap kedaulatan sebuah negara," ujar Oleh dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Oleh mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil tindakan tegas terhadap Israel dan Amerika Serikat. Apalagi Iran adalah anggota sah PBB yang hak-haknya dijamin oleh hukum dan konvensi internasional.

"Iran adalah anggota PBB yang memiliki hak dan kedaulatan yang harus dihormati. PBB tidak boleh diam. Harus ada tindakan konkret dan tegas terhadap Israel dan Amerika Serikat," ujarnya.

Politikus PKB ini menyoroti bahwa dugaan kejahatan perang yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat disebut telah terjadi berulang kali, namun hingga kini dinilai belum mendapatkan sanksi yang setimpal dari komunitas internasional.

“Dunia internasional tidak boleh terus menerus membiarkan praktik-praktik yang melanggar hukum internasional terjadi tanpa konsekuensi. Jika dibiarkan, maka tatanan global akan semakin rusak," ujarnya.

Dia mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan aktif menyuarakan pemberian sanksi kepada Israel dan Amerika Serikat melalui berbagai forum internasional.

"Saya mendesak Pemerintah Indonesia untuk berada di garda depan dalam menyuarakan sanksi terhadap Israel dan Amerika Serikat. Kekacauan dan eskalasi ini jelas-jelas dipicu oleh tindakan kedua negara tersebut," ujarnya.

Selain itu, Oleh menilai bahwa penyerangan terhadap Iran dan pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei telah mencoreng semangat perdamaian dunia dan merusak komitmen internasional terhadap perdamaian.

"Semangat Board of Peace (BoP) seharusnya menjadi landasan untuk menciptakan perdamaian, bukan justru menjadi pembenaran atas tindakan perang. Peristiwa ini mencederai komitmen global terhadap perdamaian dan stabilitas dunia," pungkasnya. sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: