Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Diungkap Polri dan TNI Berbeda, Komisi III Yakin Tidak Jadi Masalah

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 18 Maret 2026 | 19:15 WIB
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (tengah) hadiri jumpa pers penyiraman air keras Andrie Yunus (BeritaNasional/dok Polri)
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (tengah) hadiri jumpa pers penyiraman air keras Andrie Yunus (BeritaNasional/dok Polri)

BeritaNasional.com -  Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai perbedaan inisial pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Ketua Koordinator KontraS Andrie Yunus yang disampaikan Polri dan TNI tidak menjadi masalah. Menurutnya perbedaan inisial ini hanya perbedaan pilihan huruf.

Sementara, fakta yang diungkap kepolisian wajah pelaku sudah sangat jelas.

"Jadi kalau tadi dari fakta-fakta yang disampaikan di Polda Metro sampai ke wajah pun sudah sangat jelas," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Menurut Habiburokhman, tidak ada ruang lagi untuk tidak menyimpulkan identitas sebenarnya pelaku.

"Saya pikir tidak ada ruang bagi siapa pun untuk tidak menyimpulkan identitas yang sebenarnya pelakunya," ujarnya.

"Karena ini masih jalan makanya kami bentuk panja nanti kami kontrolnya dengan Panja," sambungnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap identitas terduga pelaku eksekutor penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

Berdasarkan hasil penyidikan yang telah dilakukan lewat serangkaian analisis rekaman CCTV, pemeriksaan keterangan 15 saksi, serta barang bukti, kedua eksekutor berinisial BHC dan MAK.

Sementara, Mabes TNI mengungkap total empat prajurit teridentifikasi diduga sebagai pelaku.

Keempat terduga prajurit berinisial SL (Lettu), NDP (kapten), BHW (Lettu) dan ES (Serda) dari satuan Denma Bais Mabes TNI, khususnya TNI Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL) yang saat ini sudah dilakukan penahanan.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: