RSCM Lakukan Operasi Lanjutan terhadap Andrie Yunus, Ada Operasi Mata hingga Bedah Plastik

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 26 Maret 2026 | 07:58 WIB
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. (Beritanasional/Ahda)
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. (Beritanasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Terkait penanganan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (AY) usai disiram air keras oleh oknum prajurit TNI, RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) akan melakukan operasi lanjutan kepada korban AY setelah selama perawatan dalam tiga hari terakhir ditemukan adanya kondisi iskemia.

Sebagai informasi, iskemia adalah kekurangan aliran darah pada area bawah (inferior) sklera mata. Dalam kasus AY, hal ini terjadi pada bagian mata kanan sekitar 40 persen yang menyebabkan penipisan jaringan di sekitarnya.

"Berdasarkan evaluasi tersebut, diputuskan untuk melakukan tindakan lanjutan guna menjaga kondisi jaringan dan mendukung proses penyembuhan. Pada hari Rabu, 25 Maret 2026 pukul 10.00 WIB pasien menjalani tindakan operasi terpadu yang melibatkan tim spesialis mata dan bedah plastik di kamar operasi Kencana," tulis pernyataan resmi RSCM pada Rabu (25/3/2026). 

Lewat tindakan operasi terbaru ini, tim mata RSCM melakukan pemindahan jaringan dari area dalam mata untuk menutup area terbuka, penempelan membran amnion, serta pemasangan kembali lensa pelindung mata. Tindakan ini bertujuan untuk memperbaiki permukaan bola mata dan mendukung proses penyembuhan jaringan yang lebih optimal.

Selama tindakan berlangsung, tim RSCM juga menemukan adanya penipisan jaringan kornea yang bersifat progresif pada bagian atas hingga sisi luar kornea mata kanan, yang terjadi sebagai dampak dari proses inflamasi yang masih berlangsung.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, tim dokter juga akan melakukan penempelan membran amnion tambahan serta penjahitan sementara kelopak mata kanan guna melindungi permukaan mata dan memaksimalkan proses pemulihan jaringan.

Dalam operasi kali ini, tim bedah plastik RSCM juga melakukan pembuangan jaringan mati lanjutan (debridement) serta tindakan cangkok kulit pada area mata, dada, dan pundak sebagai bagian dari upaya mempercepat proses penyembuhan luka bakar.

Tim RSCM juga akan melakukan evaluasi lanjutan terhadap kondisi luka yang rencananya akan dilakukan pada hari Sabtu (28/3/2026) mendatang.

"Saat ini, fokus utama penanganan adalah mempertahankan integritas bola mata kanan serta mengendalikan proses inflamasi agar tidak berkembang lebih lanjut," bunyi pernyataan RSCM.

Lebih dari itu, pihak tenaga medis juga masih melakukan pemantauan secara ketat terhadap kondisi AY dan tetap melakukan perawatan intensif secara berkelanjutan. RSCM juga terus berkomitmen memberikan pelayanan optimal dan mengedepankan keselamatan pasien.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: