Viral di Medsos, Pemprov DKI Pastikan tak Ada Pembuangan Sampah Sembarangan di TPU Tanah Kusir

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 27 Maret 2026 | 15:49 WIB
Sebuah truk bermuatan sampah diduga buang sampah di kali Tanah Kusir Jakarta Selatan. (BeritaNasional/Lydia)
Sebuah truk bermuatan sampah diduga buang sampah di kali Tanah Kusir Jakarta Selatan. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com -  Viral di media sosial sebuah foto yang menunjukkan truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta membuang sampah sembarangan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan.

Foto tersebut diunggah akun Threads @murwidianti pada Kamis (26/3/2026) kemarin.

"Hari ini saya ke TPU Tanah Kusir. Saat pulang mobil terhalang oleh sebuah mobil sampah kecil yang sedang membuang sampah ke sungai," tulis akun tersebut, dilihat pada Jumat (27/3/2026).

"Terlihat dengan jelas tulisan di pintu mobilnya, dari Dinas Lingkungan Hidup. Jadi pertanyaan, apakah seperti ini cara kerja Dinas Lingkungan Hidup? Buang sampah di sungai?" sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, DLH DKI Jakarta memastikan tidak ada pembuangan sampah ke Kali Pesanggrahan di kawasan TPU Tanah Kusir tersebut.

Kepala Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA) DLH DKI Jakarta Dadang Cahya Rusdiana menjelaskan truk atau kendaraan dump pickup tersebut merupakan bagian dari operasional penanganan sampah di badan air, bukan pembuangan ke sungai.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, lokasi yang dimaksud merupakan titik emplacement atau penampungan sementara resmi milik UPSBA yang berada di kawasan TPU Tanah Kusir, tepatnya di Blok Khusus.

“Perlu kami luruskan, tidak ada pembuangan sampah ke badan air. Aktivitas yang terlihat merupakan proses penampungan sementara resmi sampah dari badan air dan seluruh operasional di lokasi tersebut terkontrol dengan baik dengan ditempatkannya 1 unit alat berat dan pengangkutan rutin setiap hari ke emplasment Perintis,” kata Dadang.

Dadang menerangkan titik tersebut berfungsi sebagai lokasi transit sampah yang diangkut dari sungai dan waduk di wilayah Kecamatan Pesanggrahan dan Kecamatan Kebayoran Lama. 

Sampah kemudian dipindahkan menggunakan truk tiper kecil menuju emplacement Perintis untuk dilakukan pemilahan lanjutan oleh petugas.

Setelah melalui proses pemilahan, sampah residu diangkut menggunakan truk besar dengan bantuan alat berat, sebelum dikirim ke TPST Bantargebang untuk pengolahan lebih lanjut.

Menurutnya, foto yang beredar kemungkinan diambil dari sudut pandang sejajar jalan, sehingga menimbulkan persepsi seolah-olah sampah dibuang ke sungai.

“Padahal, aktivitas tersebut berada di titik penampungan yang dikelola oleh Unit Penanganan Sampah Badan Air dan tidak ada pembuangan ke badan air,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi akses jalan di area pemakaman yang relatif sempit membuat kontainer sampah tidak dapat ditempatkan di lokasi. 

Karena itu, sampah sementara ditempatkan di area bawah bantaran sebagai titik penampungan sebelum diangkut menggunakan armada yang lebih sesuai dengan kondisi lapangan dan tetap terkontrol dengan ketat.

Meski berada di dekat kali Pesanggrahan, seluruh aktivitas dilakukan di area yang telah ditentukan dan dipastikan tidak bersentuhan dengan badan air.

“Kami memastikan tidak ada sampah yang masuk ke badan air. Di sana juga tempat mengumpulkan sisa topingan pohon dari TPU Tanah Kusir oleh Distamhut.

"Lokasi juga telah dilengkapi penyekatan menggunakan kubus apung HDPE, dan seluruh proses pengelolaan dijalankan sesuai SOP,” tandasnya. sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: